Sejumlah prinsipal otomotif yang ditemui di Jakarta, Sabtu (5/12), menyakini pasar otomotif tahun 2010 akan sangat bergairah. Pemerintah diharapkan tidak hanya memikirkan berbagai penyesuaian pajak, terutama implementasi pajak progresif, tetapi juga memberikan pelayanan yang terbaik dengan mendorong pembangunan jalan. Suparno Djasmin, CEO PT Astra International-Daihatsu SO, mengatakan, pajak kendaraan semestinya dikembalikan kepada rakyat dalam bentuk penambahan badan jalan dan peningkatan kualitas jalan. Langkah ini bisa mendorong industri otomotif. Pajak setiap kendaraan bermotor (mobil) bisa 50-200 persen, tergantung jenisnya. Pajak kendaraan tadi, antara lain, bea masuk yang sangat tinggi, pajak barang mewah, pajak pertambahan nilai, dan bea balik nama. Pemerintah daerah saat ini hanya wajib mengalokasikan 10 persen dari penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Progresif dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor untuk infrastruktur jalan. Pengamat menilai jumlah ini terlalu kecil. Seharusnya, 90-100 persen penerimaan berbagai pajak dari kendaraan bermotor untuk infrastruktur jalan. Aturan pengalokasian pajak kendaraan bermotor itu diatur dalam Rancangan Undang-Undang Pajak Kendaraan Bermotor Progresif dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor yang diajukan ke Sidang Paripurna DPR guna disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang. Saat ini ada sekitar 45 juta kendaraan bermotor di Indonesia dengan 11,68 juta kendaraan roda empat atau lebih dan sisanya sepeda motor. Data statistik tahun 2008 ini juga menyebutkan, sekitar 8,8 juta kendaraan roda empat atau lebih berada di Jawa dan Sumatera. Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia Bambang Trisulo mengatakan, pembangunan jalan memang belum sebanding dengan setoran pajak dari sektor otomotif. Pajak yang dibayarkan masih lebih besar dibanding kualitas dan ketersediaan jalan. Namun, kalangan otomotif memahami bahwa pajak-pajak terkait kendaraan bermotor tersebut dipakai untuk kepentingan umum yang lain, tidak khusus mendukung perkembangan industri otomotif. Direktur Pemasaran PT Suzuki Indomobil Sales Endro Nugroho mengatakan, prinsipal otomotif secara prinsip hanya bisa mendorong pasar melalui berbagai penawaran menarik dalam setiap penjualan. Padahal, dengan adanya penambahan infrastruktur jalan, permintaan produk otomotif bisa meningkat. Endro juga berharap pemerintah tidak terlampau membebani konsumen dengan berbagai pajak progresif pada produk otomotif. Dengan demikian, pasar otomotif akan dapat semakin bergairah.