Wah... Delegasi COP15 Bisa Gunakan Layanan PSK Gratis

Kompas.com - 07/12/2009, 16:13 WIB

KOPENHAGEN, KOMPAS.com — Untuk memprotes apa yang mereka namakan kebijakan diskriminatif, Asosiasi PSK Denmark menawarkan jasa layanan PSK gratis bagi para delegasi pertemuan tingkat tinggi perubahan iklim di Kopenhagen (COP15), 7-18 Desember ini.

Menurut Susanne Moeller, perwakilan dari asosiasi itu, pemerintah setempat telah mengeluarkan kebijakan antiprostitusi dengan membagi-bagikan kartu pos kepada para delegasi di berbagai hotel di Kopenhagen. Di kartu pos itu tertulis imbauan agar para delegasi tidak tergiur tawaran prostitusi. "Miliki Pendirian: Jangan Membeli Seks". Demikian bunyi kalimat dalam kartu pos tersebut.

Selain kartu pos untuk delegasi, pihak Balai Kota juga mengirim surat ke manajer-manajer hotel, mengundang mereka untuk mengambil tindakan untuk melarang PSK menemui kliennya di lokasi usaha mereka.

Atas gerakan antiprostitusi itulah, asosiasi PSK kemudian bereaksi. Apalagi, di negeri dingin itu prostitusi bukanlah profesi ilegal.

"Semua delegasi yang menghadiri pertemuan tingkat tinggi perubahan iklim di Kopenhagen bisa memakai kartu pos itu sebagai pembayaran setelah mengajukan pesanan di situs kami," kata Moeller.

Moeller sebenarnya juga menyadari tidak akan banyak delegasi yang datang memenuhi penawaran itu. "Tapi intinya kami ingin memprotes tindakan yang kami anggap diskriminatif ini," kata Moiller seraya menambahkan bahwa tawaran itu hanya berlaku selama berlangsungnya pembicaraan perubahan iklim.

Pertemuan tingkat tinggi Kopenhagen diarahkan untuk mencapai kesepakatan internasional  untuk menggantikan Protokol Kyoto yang akan berakhir tahun 2012.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau