Tahun Depan, Korsel Kirim 350 Tentara

Kompas.com - 08/12/2009, 10:55 WIB

SEOUL, KOMPAS.com - Pemerintah Korea Selatan, Selasa (8/12), memutuskan akan mengirim 350 tentaranya yang didukung beberapa helikopter, dan 140 petugas rekonstruksi ke Afganistan guna membantu pembangunan kembali negara yang porak poranda akibat perang itu, kata kementerian pertahanan.
   
Pengumuman tersebut muncul beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan, dia sedang mengirim 30.000 tentara tambahan untuk membantu perang menghadapi kelompok Taliban di Afghanistan, dan mengimbau negara-negara sekutu ikut membantunya.
   
Kontingen Korea Selatan akan ditempatkan di provinsi Parwan, tak jauh di utara Kabul selama 30 bulan dari 1 Juli tahun depan, kata kementerian pertahanan dalam pernyataannya.
   
Tim rekonstruksi provinsi tersebut terdiri atas 100 petugas sipil dan 40 polisi, yang akan dikawal oleh 350 tentara yang didukung oleh beberapa helikopter, kendaraan-kendaraan lapis baja dan satu pesawat tak berawak, katanya.
   
Para penjabat mengatakan, prajurit Korea Selatan tidak ditugaskan untuk bertempur kecuali untuk melindungi tim bantuan.
   
Sidang kabinet Selasa menyetujui pengiriman tentara tambahan itu dan kementerian pertahanan berencana akan menyampaikan rencana itu kepada parlemen pekan ini, untuk mendapatkan persetujuan.
   
Oposisi terbesar, Partai Demokrat, mengatakan pihaknya menentang pengiriman tentara tersebut. Namun, Partai Besar Nasional yang berkuasa memiliki kursi mayoritas di parlemen.
   
Korea Selatan, sekutu dekat AS, saat ini telah menempatkan 25 staf medis dan pakar pelatihan di pangkalan Amerika di Bagram dan Parwan.
   
Seoul mengirimkan 210 prajurit teknisi dan medis ke Afganistan pada 2002, namun kemudian ditarik pada Desember 2007.
   
Gerilyawan Taliban menangkap dan menyandera 23 relawan gereja Korea Selatan pada musim panas 2007, dan membunuh dua orang di antara mereka. Taliban meminta pasukan militer Korea Selatan ditarik dari bumi Afganistan, suatu langkah yang menurut Seoul telah direncanakan.
   
Korea Selatan juga mengirim tentara non-tempur ke Irak, namun mereka ditarik kembali pada Desember lalu, setelah bertugas empat tahun.
   
Peran utama dari militernya yang berkekuatan 655.000 prajurit adalah untuk menghadapi Korea Utara, namun juga ikut ambil bagian dalam misi-misi pemelihara perdamaian PBB.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau