JAKARTA, KOMPAS.com - Hotel Aryaduta Suites Semanggi, hotel berbintang lima dengan "brand" Indonesia menargetkan okupansi sampai 85 persen pada tahun 2010. Target ini diyakini dapat dicapai mengingat bisnis di Indonesia saat ini berkembang sangat pesat, terutama induistri telekomunikasi, pertambangan, dan perminyakan. Ini terlihat dari statistik profil tamu hotel yang merupakan 45 persen pebisnis luar negeri yang menginap untuk jangka panjang atau long staying guest.
General Manager Hotel Aryaduta Suites Semanggi Erwin Bernhard mengungkapkan hal ini hari Selasa (8/12). Menurut Erwin, tingkat hunian Aryaduta Suites Semanggi tahun 2009 rata-rata 75 persen. "Tahun 2010, kami sangat optimistis dapat meningkatkan jumlah tamu yang menginap sampai 10 persen. Lokasi hotel di kawasan Semanggi yang merupakan jantung Kota Jakarta merupakan salah satu faktor utama," kata Erwin bergelut dalam industri "hospitality" selama 17 tahun.
CEO Grup Hotel Aryaduta Jessy Quantero menambahkan, pihaknya bangga Hotel Aryaduta Semanggi masuk dalam jajaran portfolio. "Hotel ini dapat dicapai dari segala penjuru pintu tol lingkar dalam Jakarta. Hotel ini dekat dengan mal, kampus, dan pusat bisnis, serta dalam waktu dekat berdiri Siloam Hospital. Ini memudahkan pebisnis dan wisatawan datang. Tamu dari Timur Tengah banyak yang datang dan senang tinggal di sini," kata Jessy.
Jessy menegaskan, "Kami sangat percaya diri, bisnis perhotelan tumbuh pesat. Memang pada tahun 2008 terjadi krisis global, namun pada kuartal III tahun ini, trennya makin membaik.
Hotel Aryaduta Semanggi dibangun tahun 1998 dan bergabung dalam jajaran Grup Hotel Aryaduta sejak April 2008. Hotel ini memiliki 300 kamar, dengan pilihan satu tempat tidur (115 m2), dua tempat tidur (125 m2), tiga tempat tidur (135 m2) hingga Penthouse (435 m2). Setiap unit dengan 1,2 dan 3 tempat tidur, selain kamar tidur utama, juga terdapat ruang keluarga, ruang kerja, ruang makan, dapur, dan perlengkapan makan dan memasak yang lengkap.
Grup Aryaduta akan membuka hotel-hotel baru di City of Tomorrow Surabaya (tahun 2010), Kemang Village Jakarta Selatan (2011), St Moritz Puri Jakarta Barat (2012), dan Bali (2013). Saat ini Aryaduta sudah beroperasi di Lippo Village Tangerang - Banten, Semanggi Jakarta, Pekanbaru - Riau, Palembang - Sumatera Selatan, Medan - Sumatera Utara, Makassar - Sulawesi Selatan, dan Bandung - Jawa Barat.