Warga Miskin Sudah Bisa Berobat

Kompas.com - 09/12/2009, 05:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga miskin di Kampung Beting dan Tanah Merah, Jakarta Utara, yang tidak mempunyai kartu tanda penduduk dan kartu keluarga, sekarang bisa bernapas lega. Mereka bisa mendapatkan layanan kesehatan, asalkan mendapat pengantar dari puskesmas terdekat dan rekomendasi dari forum komunikasi setempat.

 

Sebelumnya, warga kesulitan mengakses layanan kesehatan karena mereka tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK). Mereka juga tidak mempunyai kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Kompas, 2/12).

Keputusan itu diambil setelah dilakukan koordinasi antara Departemen Kesehatan (Depkes) dan Pemprov DKI Jakarta mengenai layanan kesehatan. Warga miskin Kampung Beting dan Tanah Merah kini mendapatkan layanan kesehatan di RSUD Koja.

Dengan adanya kesepakatan itu, tiga warga Kampung Beting, yakni Ahmad Marzuki, Fauziah, dan Marnah, langsung dibawa ke RSUD Koja. ”Saya senang, Bapak akhirnya diobati. Wajah Bapak juga lebih segar, dia semangat lagi,” kata Anto, putra Ahmad.

Anto mengatakan, dia tidak dipungut biaya pengobatan untuk ayahnya yang menjalani rawat jalan.

Sementara itu, Lily Sulistyowati, Kepala Pusat Komunikasi Publik Depkes, menjelaskan, hingga kini Depkes tidak menghapus program Jamkesmas. ”Jamkesmas tetap dilanjutkan menjadi kebijakan tahun 2010 dengan penyempurnaan dalam penyelenggaraannya,” ujar Lily di Jakarta, Selasa (8/12).

Lily menyebutkan, peserta program Jamkesmas ditetapkan oleh bupati/wali kota. Jumlah besarannya ditetapkan berdasarkan kuota data makro Badan Pusat Statistik.

Gelandangan, pengemis, serta anak dan orang telantar yang tak memiliki identitas dapat mengakses pelayanan kesehatan atas rekomendasi dinas sosial. (ARN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau