JAKARTA, KOMPAS.com - Sistem perdagangan online (online trading) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diharapkan mampu mendongkrak jumlah investor, sehingga perdagangan akan lebih semarak lagi.
Untuk itu BEI berharap jumlah anggota bursa (AB/perusahaan efek/broker) yang menerapkan sistem transaksi online (online trading) sebanyak 50 AB pada 2010.
"Jika AB yang sudah resmi menggunakan sistem online saat ini baru ada delapan AB dengan lima AB yang ada dalam pipeline,"kata Direktur Informasi Teknologi BEI, Adhikin Basirun di Jakarta, Kamis (10/12/2009).
Ia berharap dari online trading ini jumlah investor yang bergabung sebanyak 650-700 ribu investor. "Tahun depan, awal era online mungkin tidak bisa mencapai satu juta investor, paling hanya sekira 650-700 ribu investor," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang