Magnesium, Mineral Penting untuk Wanita

Kompas.com - 10/12/2009, 15:38 WIB

KOMPAS.com — Magnesium merupakan mineral yang sangat penting untuk setiap sel tubuh. Ia memiliki lebih dari 300 reaksi biokimia dalam tubuh kita. Tanpa magnesium, sistem saraf terganggu, kadar insulin kacau, dan jantung kehilangan iramanya.

Pada wanita, kekurangan mineral ini juga membuat gejala PMS dan migrain bertambah buruk. Penelitian menemukan bahwa magnesium berkontribusi penting untuk mencegah osteoporosis karena ia berperan besar dalam penyerapan kalsium. Oleh karena itu, meski kebutuhan kalsium sudah cukup, jika kekurangan magnesium, maka kalsium tak akan bisa diserap tubuh.

"Mengonsumsi kalsium tanpa magnesium tak akan melindungi wanita dari keropos tulang," kata Mildred Seelig, ahli nutrisi yang telah melakukan studi tentang magnesium lebih dari 40 tahun.

Menurutnya, komposisi antara kalsium dan magnesium adalah dua banding satu. Ini berarti bila Anda mengonsumsi 1.000 mg kalsium, kebutuhan magnesium tubuh Anda adalah 500 mg. Sekitar 50 persen magnesium dalam tubuh terdapat dalam tulang.

Bagi kaum wanita, magnesium juga berperan penting untuk mengurangi risiko sindrom pramenstruasi (PMS). Dalam sebuah studi ditemukan bahwa konsumsi magnesium sebanyak 200 miligram mampu mengurangi gejala-gejala PMS dibanding partisipan yang mengonsumsi pil placebo.

Magnesium juga membantu mengurangi penderitaan akibat migrain. Para ahli menduga hal ini terjadi karena magnesium membantu memperlebar pembuluh darah dan memperlancar sirkulasi darah ke otak. Magnesium juga bekerja dengan cara mengontrol pengirim pesan di otak, yakni serotonin.  

Sejak lama para ahli juga telah melakukan studi mengenai manfaat magnesium untuk mencegah hipertensi karena mineral ini mampu membuat arteri lebih rileks. Penelitian selama 4 tahun terhadap 30.000 pria menunjukkan, mereka yang mengonsumsi magnesium diet tinggi memiliki tekanan darah lebih rendah dibanding kelompok lainnya.

Meski banyak suplemen yang mengandung magnesium, secara alami, magnesium bisa kita peroleh dari sayuran hijau. Sumber lain adalah kacang-kacangan, yogurt, gandum, kedelai, alpukat, dan pisang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau