LONDON, KOMPAS.com - Gelandang Chelsea, John Obi Mikel, mengungkapkan, pelatih Carlo Ancelotti, marah besar melihat "The Blues" cuma berbagi gol 2-2 dengan APOEL Nicosia. Namun, menurut Mikel, kemarahan itu melecut motivasi tim untuk bangkit dari keterpurukan.
Chelsea menghadapi Nicosia pada duel lanjutan babak penyisihan Liga Champions, di Stamford Bridge, Rabu (9/12). Sempat unggul 2-1, Chelsea kebobolan di menit ke-87. Meski hasil itu tak memengaruhi kelolosan Chelsea ke babak 16 besar, Ancelotti kecewa melihat timnya tak mampu mengatasi Nicosia.
"Manajer sangat, sangat marah melihat cara kami bermain di babak kedua. Di babak kedua, kami tak menggulirkan bola dengan cepat dan Anda bisa mengendus datangnya bahaya. Sebagai tuan rumah, kami seharusnya memenangi laga ini," papar Mikel.
"Bagus kami akan melakoni dua laga berikut di kandang. Kami berutang kepada manajer karena ia sangat marah dan kami harus memastikan kami akan memenangi dua laga ke depan," lanjutnya.
Hasil imbang dengan Nicosia membuat Chelsea tercatat tak pernah menang dalam tiga laga terakhirnya. Sebelumnya, Chelsea kalah 1-2 kepada Manchester City di Premier League dan kalah dalam adu penalti saat melawan Blackburn Rovers di Piala Carling.
Dalam dua laga berikut, Chelsea akan menghadapi Everton, Sabtu (12/12), dan Portsmouth, Rabu (16/12) dalam lanjutan Premier League. (SKY)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang