Afganistan Tidak akan Jadi Protektorat AS

Kompas.com - 11/12/2009, 06:52 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Barack Obama berjanji bahwa Afghanistan tidak akan menjadi protektorat ( negara yang berada di bawah perlindungan negara lain) permanen Amerika Serikat saat ia menyatakan keputusan mulai menarik pasukan AS pada Juli 2011.

Berbicara kepada CBS dalam wawancara pertama sejak mengumumkan strategi barunya Afghanistan pekan lalu, Obama mengingatkan bahwa tanpa tenggat waktu ditetapkan untuk memberi kesempatan kepada Afghanistan untuk mempersiapkan  upaya keamanan saja.

"Saya pikir akan ada elemen-elemen yang puas, jika Afganistan menjadi protektorat permanen AS di mana mereka tidak punya beban, dan kita membayar militer untuk melindungi keamanan Afganistan, tetapi itu hak prerogatif mereka," kata Obama.

Obama dalam petikan wawancara selama satu jam itu mengatakan, pesannya kepada Afganistan bahwa kesepakatan seperti itu tanpa batas waktu. "Ini bisnis seperti biasa. Ini adalah komitmen terbuka, "kata Obama.

Dalam pidato 1 Desember lalu ketika ia mengumumkan akan mengirimkan 30.000 lagi tentara AS untuk perang, Obama menyatakan bahwa ia akan menarik kembali pasukan tersebut, namun belum ditentukan jelas kapan akan dilakukan.

Ketua Kepala Staf Gabungan Laksamana Michael Mullen mengatakan kepada CBS, jumlah tentara yang akan meninggalkan (AS) pada tahun 2011 boleh jadi sangat sedikit."

Kalangan Republik mengkritik pernyataan Obama yang akan menarik pasukan pada Juli 2011. Mereka mengatakan hal itu akan memberi dorongan pada Taliban (untuk meningkatkan kekuatannya). Namun mereka mengerti pemberian tenggat waktu itu adalah bagian dari lobi antiperang yang menjadi bagian dari basis politik Obama.

Berbicara di Oslo pada Kamis ketika ia menerima Hadiah Nobel Perdamaian, Obama mengatakan keputusannya untuk memulai penarikan tentara AS dari Afganistan sangat jelas, dan menurut dia seharusnya tidak ada perdebatan lagi.

"Berawal pada Juli 2011, kita akan mulai memindahkan tanggung jawab kepada orang-orang Afganistan dan pasukan keamanan Afganistan," kata Obama setelah berbicara dengan Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg.

"Saya sudah jelas tentang hal ini sehingga tidak boleh ada perdebatan. Jadi, mulai bulan Juli 2011, kami akan mulai melakukan transisi itu," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau