Selamat Tinggal Rambut Lepek

Kompas.com - 11/12/2009, 09:26 WIB

KOMPAS.com - Musim hujan sudah datang. Di samping menyiapkan payung lipat di dalam tas, kita juga tetap harus fokus dengan penampilan sehari-hari. Salah satu yang harus diperhatikan adalah rambut.

Khusus bagi Anda pemilik rambut berminyak, sebaiknya perhatikan langkah-langkah berikut:

1. Saat rambut basah terkena air hujan, usahakan untuk segera keramas dengan air hangat. Ingat, air hujan bukanlah air bersih. Kotoran yang terdapat di dalamnya bisa menjadi pemicu munculnya ketombe.

2. Di musim hujan udara jadi lembap. Biasanya rambut pun akan mudah lepek atau kehilangan volumenya. Untuk mempertahankan rambut agar tetap mengembang, batasi jumlah penggunaan kondisioner untuk rambut. Aplikasikan pula foam yang bisa membuat rambut Anda indah mengembang.

3. Ketombe dan jamur akan merasa sangat nyaman dan berkembang biak pada suhu udara yang lembap. Oleh karena itu, selalu keringkan rambut Anda mulai dari akar hingga ujung rambut seusai keramas.

4. Hindari menata rambut dengan menggunakan hairspray atau hair foam saat belum sempat keramas, karena bisa membuat rambut Anda semakin tampak lepek dan berminyak. Sebagai solusinya, taburkan sedikit bedak bayi pada permukaan rambut, kemudian sisir dan tata rambut Anda sesuai gaya yang diinginkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau