BOJONEGORO, KOMPAS.com — Diduga tidak tahan melihat kelakuan istrinya yang suka berselingkuh, Muhammad Ali (54), warga Desa Pagerwesi, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, nekat mencoba mengakhiri hidupnya di tiang gantungan, Kamis (10/12/2009) malam.
Namun sebelum niatnya kesampaian, Rosimah (50), istri Ali, memergoki ulah nekat suaminya tersebut. Korban yang sudah memiliki 5 anak yang sudah dewasa ini mencoba menggantung dirinya dengan menggunakan seutas tali tampar yang dikaitkan di kayu belandar kamarnya.
Rosimah, yang memergoki suaminya dalam keadaan sekarat, sontak berteriak meminta tolong kepada tetangganya. Beruntung, aksi nekat korban ini segera ketahuan sehingga nyawanya masih bisa diselamatkan setelah korban dibawa ke RSUD Sosodoro Jatikusumo.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, aksi nekat korban ini dilatarbelakangi hubungan asmara istrinya dengan Damin, orang ketiga yang masih kerabatnya sendiri.
Namun, informasi lain menyatakan bahwa korban ketakutan setelah menganiaya Damin karena dibakar api cemburu. Dengan demikian, ia memilih melakukan perbuatan nekat dengan menjerat lehernya. Kepala Polsek Trucuk AKP Subowo menyatakan, latar belakang percobaan bunuh diri ini sedang dalam penyelidikannya. Pihaknya juga belum bisa memastikan, apa yang menyebabkan korban nekat menggantung dirinya.
“Saat ini kami masih memeriksa sejumlah saksi. Sementara itu, pemeriksaan terhadap korban masih menunggu kondisi kesehatannya membaik,” kata Kepala Polsek Subowo. Ia mengaku sedang menangani dugaan penganiayaan korban terhadap Darmin ini. Pihaknya juga telah mengamankan barang bukti berupa sebatang besi yang diduga digunakan Ali untuk menganiaya Damin. (oen)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang