Bonus Suryo Agung untuk Anaknya

Kompas.com - 13/12/2009, 21:49 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Sprinter Suryo Agung Wibowo berteriak,"13 December is my day...."ketika memecahkan rekor nomor paling bergengsi, yaitu lari 100m putra, dan sekaligus untuk semakin mengokohkan posisi sebagai manusia tercepat Asia Tenggara.

Suryo benar-benar menjadi bintang di lintasan atletik Stadion Utama, Minggu tersebut dan sekaligus menjadi ironi karena di stadion tersebut justru menjadi kuburan tim sepak bola Indonesia yang tersingkir setelah dikalahkan Myanmar 1-3.

Sukses pelari kelahiran 8 Nopember 1983 itu semakin lengkap karena ia memecahkan rekor yang dipegangnya sendiri dengan catatan yang cukup tajam, yaitu 10,17 detik, jauh lebih baik dari rekor sebelumnya 10,25 detik yang diciptakan dua tahun lalu di SEA Games 2007 Nakhon Ratchasima.

Ketika itu Suryo melanjutkan keperkasaan secara raja lintasan jarak pendek dengan menjuarai nomor 200m meter.

"Ini sungguh luar biasa. Saya sebelumnya hanya menargetkan untuk bisa berlari dalam waktu 10,20 detik, ternyata bisa jauh lebih baik dengan waktu 10,17 detik. Ini sungguh luar biasa," kata Suryo dengan nafas masih terengah-engah dan bersimbah peluh.

Suryo kemudian memeluk rekannya Fadli yang juga berhasil meraih perunggu dengan catatan 10,61 detik. Medali perunggu diraih sprinter Thailand W. Sonde dengan catatan 10,30 detik.

Kedua sprinter itu pun kemudian saling berpelukan hari, diselimuti oleh bendera Merah Putih. Fadli yang sebenarnya tidak ditargetkan untuk meraih medali, tampak tidak bisa berkata-kata karena terharu. "Ini teman saya ini meraih medali perunggu," kata Suryo sambil merangkul rekannya, karena sadar bahwa kamera dan pertanyaan wartawan lebih banyak diajukan kepadanya.

Suryo yang sudah diterima sebagai pegawai negeri di Kantor Menteri Negara Pemuda dan Olahraga itu, berkali-kali mengucapkan puji syukur kepada Yang Maha Kuasa, serta ucapan terima kasih kepada keluarganya, terutama kedua anaknya. "Bonus yang nanti akan saya terima yang jelas akan saya simpan untuk masa depan kedua anak saya," kata Suryo mengenai bonus sebesar Rp200 juta yang sudah dijanjikan pemerintah.

Ketika ditanya mengenai peluang untuk mengulangi sukses dengan meraih medali emas di nomor 200m, Suryo mengaku belum bisa berspekulasi. "Kita lihat saja nanti, saya belum bisa memperkirakannya," kata Suryo yang tampak kewalahan menerima ucapan selamat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau