LONDON, KOMPAS.com — Pelatih Arsenal Arsene Wenger mengungkapkan, klub sedang menyusun langkah hukum untuk menuntut federasi sepak bola Belanda (KNVB) membayar uang kompensasi atas cedera pergelangan kaki yang diderita penyerang Robin van Persie (RVP). KNVB sendiri mengaku siap meladeni tuntutan Arsenal.
Van Persie mengalami cedera saat membela Belanda dalam duel persahabatan melawan Italia, 14 November silam. Menurut diagnosis tim medis tim nasional (timnas) Belanda, cedera Van Persie tidak parah. Ini membuat Arsenal mengizinkan Van Persie menjalani pengobatan tradisional di Serbia.
Namun, alih-alih berharap cepat sembuh, pengobatan tradisional itu malah memperparah cedera pemain yang sering dipanggil RVP itu. Van Persie, yang sebelumnya hanya diprediksi absen enam pekan, kini malah harus menjalani operasi dan tidak bisa diharapkan sembuh dalam lima bulan ke depan.
Wenger menilai, ada sejumlah kejanggalan dalam laporan tim medis Belanda kepada Arsenal. Selain itu, yang jelas, absen panjangnya Van Persie terbukti telah merusak konsistensi permainan Arsenal yang bisa menggagalkan ambisi Arsenal meraih trofi musim ini.
"Kami bekerja sama dengan pengacara kami (untuk mengurus tuntutan) dan kami pasti (mengajukan tuntutan). Saya berharap kompensasi finansial untuk kerusakan yang diakibatkan cedera itu kepada kompetisi (yang kami ikuti) dan juga gaji pemain. Hal ini mengesalkan, pertama-tama karena Anda kehilangan pemain selama sisa musim gara-gara pertandingan persahabatan," ulas Wenger.
"Awalnya, KNVB mengatakan, itu adalah masalah kecil dan Robin menghubungi saya untuk meminta izin apakah ia bisa pergi menemui dokter ajaib di Serbia dan saya tak masalah. Namun, ketika ia kembali, kami menyadari bahwa telah terjadi kerusakan lebih besar, Di Belanda, terjadi konflik antara dokter timnas dan orang yang melakukan operasi kepada Robin. Kami (mengajukan tuntutan) karena ada banyak hal tidak beres setelah ia cedera," lanjutnya.
Sementara itu, KNVB mengaku sudah mengetahui rencana Wenger dan Arsenal melalui pemberitaan media. Sejauh ini, mereka bersikap menunggu aksi Arsenal sebelum melakukan langkah tertentu.
"Bila dan ketika Arsenal mengambil langkah, hal itu akan diurus oleh (orang yang berkompeten) dari Arsenal dan KNVB," demikian bunyi pernyataan KNVB. (SUN)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang