Seusai Diperkosa, Korban Ajak Teman Lapor Polisi

Kompas.com - 14/12/2009, 12:53 WIB

PALU, KOMPAS.com — Jajaran Reserse Kriminal Polres Palu di Sulawesi Tengah berhasil menangkap dan menahan pelaku cabul terhadap seorang siswi sebuah SMP di kota setempat, Minggu (13/12/2009) dini hari.
    
Pelaku yang diketahui berinisial Ib (19), warga Jalan Jamur, Kecamatan Palu Barat, ini diduga telah melakukan perbuatan tidak senonoh kepada Melati (nama samaran), siswi kelas III SMP di Kota Palu.
    
"Pelaku Ib ini telah berstatus sebagai tersangka dan kami tahan karena dilaporkan telah mencabuli Melati, remaja yang masih dibawah umur (14 tahun)," kata Kasat Reskrim Polres Palu AKP Stefanus Tamuntuan di Palu, Senin.
    
Tersangka Ib juga diduga memerkosa korban. Namun, untuk membuktikan telah terjadi perkosaan, pihaknya masih menunggu hasil visum dari rumah sakit.
    
"Namun, untuk kepastiannya masih menunggu hasil visum yang kemungkinannya akan keluar 3-4 hari," kata Stefanus.
    
Atas perbuatannya, tersangka Ib dijerat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman pidana 12 tahun penjara.
    
Informasi yang dihimpun di Mapolres Palu, peristiwa bejat ini terjadi pada Minggu dini hari. Awalnya, Ib mengajak korban untuk jalan-jalan bermalam minggu dan ajakan itu direspons. Rupanya, ajakan itu mempunyai maksud lain, dan sekitar pukul 01.00, Ib mengajak korban pergi ke rumahnya yang berada di Jalan Jamur.
    
Saat itu rumah Ib dalam keadaan tak berpenghuni karena orangtuanya sedang berada di luar kota. Karena ajakannya direspons Melati dan mempunyai kesempatan, Ib pun mulai menjalankan aksinya.
    
Ib, yang sudah dirasuki setan, segera memaksa Melati untuk melayani nafsu birahinya. Spontan Melati menolak, tetapi karena tenaga pelaku lebih kuat, akhirnya hubungan layaknya suami-istri pun tak terhindarkan. Seusai dicabuli, Melati bersama teman-temannya kemudian melaporkan aksi jahat Ib ke Mapolres Palu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau