Ayo Diet Perbesar Payudara!

Kompas.com - 15/12/2009, 16:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Memiliki payudara yang indah dan berisi adalah impian kebanyakan wanita di seluruh dunia. Sayangnya, cara yang saat ini masih populer adalah menjalani operasi dengan biaya dan risiko tinggi.

Ini adalah problem besar dan membuat para wanita muda menjadi kurang pede.  Untuk mengatasinya, sebenarnya ada cara cukup mudah yang dapat dilakukan, yaitu diet yang tepat untuk menambah asupan estrogen ke dalam tubuh Anda.

Estrogen adalah "hormon wanita", yang bertanggungjawab membentuk tubuh menjadi lebih 'semok' dan menjadikan payudara tampak lebih besar. Hal ini pula yang menjadi alasan mengapa begitu banyak wanita ingin  payudara mereka tumbuh.

Masalah estrogen sendiri sebenarnya cukup sederhana. Perlu Anda tahu, selama masa puber,  hormon ini dipompa ke seluruh tubuh sehingga membuat bocah perempuan menjadi seorang wanita

Estrogen-lah yang mengawali siklus menstruasi kaum Hawa, membuat tubuh perempuan lebih "berisi" dan mengawali berkembangnya payudara. Ini sangatlah penting, dan alasan mengapa banyak wanita tak punya payudara yang diimpikan karena mereka ke luar dari masa pubertas terlalu dini, sehingga membuat perkembangan payudara tak maksimal.

Sejak usia 12-16 tahun, tubuh wanita penuh dengan hormon estrogen. Ini adalah masa puber dan pada saat inilah saat perubahan banyak terjadi.  Walau begitu, ketika masa pubertas berhenti, kandungan estrogen dalam tubuh Anda berkurang secara dramatis sehingga ukuran payudara tak berubah selama masa kehidupan dewasa.

Hal ini berarti, untuk membuat payudara Anda tumbuh lebih besar secara alami, Anda perlu mengonsumsi lebih banyak estrogen. Untungnya, estrogen dapat diperoleh secara alami dari tumbuh-tumbuhan.

Estrogen hadir dalam tumbuhan dengan sebutan "fitoestrogen". Karena tersedia secara alami, Anda dapat mendapatkannya dengan cara mengonsumsi makanan dari biji rami atau kacang kedelai seperti tahu tempe.

Sebenarnya tersedia banyak makanan yang mengandung kadar estrogen tinggi.  Namun Anda pun patut berhati-hati karena kadar estrogen tertentu bisa efektif, tetapi juga dapat menimbulkan efek samping yang tak diinginkan. Oleh sebab itu, biar aman, ada baiknya mengonsultasikan asupan estrogen Anda dengan  dokter Anda!

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau