Senam Kegel Atasi Gangguan Berkemih

Kompas.com - 16/12/2009, 08:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Banyak cara untuk bisa mengatasi masalah gangguan sekresi atau gangguan kemih. Salah satunya dengan melakukan terapi.

"Mereka bisa melakukan exercise atau senam secara berkala," kata Dahrial Daud, dokter kandungan dari Rumah Sakit Siloam, Tangerang.

Senam kegel salah satu contohnya. Senam ini pada dasarnya bertujuan untuk melatih otot dasar panggul (puboccoccygeus) dan otot-otot saluran kemih.

Ditemukan oleh Arnold Kegel, senam ini awalnya dianjurkan bagi wanita yang menjalani proses persalinan. Maklum, pasca-melahirkan, banyak perempuan yang biasanya tidak bisa menahan keluarnya air seni sehingga sering mengompol.

Namun, pada perkembangannya, "Senam ini tak hanya dilakukan oleh wanita tapi juga pria," ujar dia.

Maklum, gangguan berkemih nyatanya juga banyak terjadi pada pria yang lanjut usia. Salah satu kelebihan senam ini adalah gerakannya yang sangat gampang dilakukan. Senam ini juga bisa dilakukan di mana dan kapan saja, tergantung keinginan kita.

Caranya, Anda bisa mengencangkan otot kemih seperti menahan kencing. Tahan selama lima detik kemudian kembali dikendurkan. Ulangi sedikitnya lima kali.

Waktu menahan kencing ini kemudian bisa ditingkatkan secara bertahap menjadi 15 detik-20 detik. Untuk hasil yang maksimal, lakukan latihan ini tiga kali sehari dengan frekuensi 10 sampai 15 kali tiap sesinya.

Bila dilakukan secara teratur, hasil senam kegel ini akan terlihat dalam waktu sekitar delapan sampai 12 minggu. Niscaya, gangguan berkemih perlahan akan menghilang dengan sendirinya. (KONTAN/Herlina Kartika Dewi)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau