ABU DHABI, KOMPAS.com — Barcelona memastikan diri melaju ke final Piala Dunia Antarklub setelah mengalahkan klub Meksiko, Atlante, 3-1, di babak semifinal, di Stadion Sheikh Zayed, Rabu (16/12/2009). Berkat kemenangan ini, Barcelona akan melawan klub Argentina, Estudiantes La Plata, pada partai final.
Pada babak pertama, baik Atlante maupun Barcelona memeragakan permainan cepat. Meskipun demikian, Atlante berhasil unggul terlebih dahulu berkat gol yang dicetak Guillermo Rojas pada menit keempat.
Menerima umpan Guerrero Rodriguesz, Rojas langsung melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi kiper Barcelona, Victor Valdes.
Tak ingin kehilangan kesempatan, Barcelona menggandakan serangan dan mencari peluang gol. Beberapa kali terlihat kiper Atlante, Federico Vilar, jatuh bangun untuk menyelamatkan gawangnya.
Terus ditekan, gawang Vilar akhirnya kebobolan oleh Sergi Busquets pada menit ke-35. Berawal dari sepak pojok yang dilepaskan Xavi, Yaya Toure mengirim umpan dengan kepalannya kepada Busquets. Tanpa ampun, Busquets melepaskan tembakan dan gol.
Gol Busquets yang membuat skor menjadi 1-1 ini bertahan hingga turun minum.
Selepas jeda, Barcelona tampil lebih agresif. Zlatan Ibrahimovic nyaris mencetak gol pada menit ke-48. Namun, ia gagal menjangkau bola hasil umpan Andres Iniesta.
Pada menit ke-53, Pelatih Barcelona Josep Guardiola mengubah strategi. Ia memasukkan Lionel Messi dan menarik Yaya Toure.
Ternyata, keputusan Guardiola sangat jitu. Tak lama berselang, Messi berhasil mencetak gol. Menerima umpan Ibra, Messi mengontrol bola, menggocek bola sambil melewati dua bek Atlante, melepaskan tembakan, dan gol.
Meski unggul, Barcelona tak mengendurkan serangannya. Carles Puyol dkk terus merangsek ke jantung pertahanan lawan. Usaha keras itu pun langsung membuahkan hasil dalam tempo singkat.
Pedro berhasil mencetak gol pada menit ke-66. Iniesta melakukan penetrasi dari sektor kiri, menembus kotak penalti, dan mengirimkan umpan pendek kepada Pedro. Tak ingin menyia-siakan kesempatan, Pedro langsung menyarangkan bola ke tengah gawang Vilar dan gol.
Atlante bukannya absen menyerang. Mereka berusaha memaksimalkan setiap peluang. Bahkan, pada menit ke-74, Marquez Lugo nyaris membobol gawang Valdes. Lepas dari kawalan bek Barcelona, Lugo yang tinggal berhadapan dengan Valdes melepaskan tembakan. Beruntung, Valdes berhasil mengeblok tembakannya.
Ancaman itu langsung dibalas serangan dari Barcelona. Dani Alves yang melakukan penetrasi di sektor kanan, melepaskan umpan silang kepada Bojan Krkic. Namun, Bojan gagal menjangkau bola pada menit ke-68.
Jelang peluit panjang, Barcelona masih menekan. Serangan terus dilancarkan dari berbagai lini. Praktis, tak ada ancaman dari Atlante ke gawang Valdes.
Pada menit ke-87, Ibra nyaris menambah pundi-pundi gol Barcelona. Namun, tembakannya masih bisa digagalkan Vilar. Messi pun memiliki peluang. Peraih Ballon d'Or ini berhasil lepas dari kawalan bek Atlante, tetapi lajunya berhasil digagalkan Vilar.
Sampai wasit membunyikan peluit panjang, tak ada lagi gol yang tercipta. Skor akhir pertandingan ini 3-1 untuk Barcelona, sang juara Eropa.
Susunan pemain:
Atlante: Vilar, Rodriguez, Martinez, Velasquez, Gonzalez, Rijas, Bermudez, Solari (Carevic 56), Navarro, Arguello, Lugo
Barcelona: Valdes, Abidal, Puyol, Alves, Marquez (Pique 52), Xavi, Toure (Messi 52), Busquets, Ibarhimovic, Iniesta (Krkic 75), Pedro