Tiga truk, masing-masing mengangkut enam unit Honda Freed, 14 Desember sore, secara simbolis resmi diberangkatkan dari pabrik PT Honda Prospect Motor (HPM) di Kawasan Industri Mitra Karawang, Jawa Barat, menuju Pelabuhan Tanjung Priok, untuk diekspor ke Thailand.
Catatan penjualan Freed menjanjikan. Sejak diluncurkan di Indonesia pada 29 Juni 2009, penjualan Honda Freed telah mencapai 8.483 unit. Dan, pada saat daya beli Indonesia digoyang isu krisis finansial global, kawasan justru dijadikan pasar empuk untuk memperkenalkan produk baru.
Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT HPM Jonfis Fandy mengatakan, ”Dari penjualan itu, berarti rata-rata penjualan per bulan sekitar 1.600 unit. Animo pasar yang luar biasa.”
Honda Freed pertama kali diperkenalkan di Jepang pada Mei 2008. Sejak diluncurkan pertama kali, model ini langsung menorehkan prestasi di Jepang, antara lain, dengan meraih gelar
Kedua, dalam pasar otomotif Indonesia, Honda Freed yang dikategorikan ke dalam segmen
Ketiga, prinsipal Honda Motor Jepang kini tampaknya mulai memercayakan pabrikan Honda di Indonesia sebagai basis produksi untuk menciptakan mobil- mobil berkualitas dunia. ”Honda Freed mudah-mudahan menjadi titik pembuka awal. Setelah Thailand, kami juga mempersiapkan ekspor ke Singapura, Malaysia, dan Brunei,” ujar Jonfis.
Presiden Direktur PT HPM Yukihiro Aoshima mengatakan, dengan dimulainya ekspor ini, HPM bertekad terus memberikan standar kualitas tertinggi untuk kepuasan konsumen lokal maupun internasional.
”Terlebih penting lagi, kegiatan ekspor yang kami lakukan ini membuka lapangan kerja, mendatangkan devisa bagi negara, sekaligus menunjukkan industri otomotif Indonesia mampu menghasilkan produk berteknologi tinggi yang kualitasnya diakui internasional,” ujar Aoshima.
Honda Freed dirakit di pabrik PT HPM yang terletak di Kawasan Industri Mitra Karawang, Jawa Barat. Pabrik yang didirikan sejak tahun 2002 dan memulai produksinya pada 2003 tersebut didukung oleh lebih dari 3.000 tenaga kerja yang profesional serta teknologi canggih untuk memastikan kualitas dari setiap produknya.
Selain Honda Freed, pabrik PT HPM juga memproduksi dua model Honda yang telah diterima sangat baik oleh konsumen di Indonesia, yaitu Honda Jazz dan Honda CR-V. Meski demikian, pihak Honda melihat prospek pasar di Indonesia tahun 2010 sangat ditentukan kekuatan menahan rintangan yang siap menghadang, antara lain penyesuaian bea masuk, bea balik nama, dan pajak progresif.
Wah, rintangan ini juga dirasakan prinsipal otomotif lain karena dipastikan pasar akan mengganggu target penjualan yang diperkirakan 560.000 unit. (STEFANUS OSA)