JAYAPURA, KOMPAS.com — Mama Yosepha Alomang, peraih penghargaan Yap Thiam Hien 1999 Bidang Pembelaan HAM asal Timika, Papua, dilarang melihat jasad Kelly Kwalik di Rumah Sakit Polri Bhayangkara Jayapura. "Saya mau melihat saya punya anak. Ini mama Kwalik. Saya tahu persis Kelly," ujar Mama Yosepha sesaat setelah tiba dari Timika, Kamis (17/12/2009) di ruang tunggu rumah sakit.
Mama Yosepha yang didampingi Pater Joh Jonga (peraih Yap Thiam Hien Award 2009) ingin melihat jasad yang diduga kuat Kelly Kwalik. Seperti diberitakan, Kelly Kwalik tewas ditembak Brimob, personel Satgas Amole, di gorong-gorong Timika pada 16 Desember 2009.
Mama Yosepha ingin memastikan jasad di RS Bhayangkara adalah betul-betul Kelly Kwalik. "Saya bukan pencuri atau perampok. Saya ingin lihat saya punya anak," ujarnya berteriak berkali-kali.
Namun, ini tak mengurungkan polisi untuk melarang siapa pun masuk ke ruang jenazah. Kini, tim forensik dari Jakarta telah tiba di Jayapura. Mereka datang satu rombongan dan sedang berdiskusi dengan Wakil Kepala Polda Papua Brigjen (Pol) Syafei Aksal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang