KUPANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyiapkan beras cadangan sebanyak 352,6 ton untuk mengatasi bencana alam. "Stok beras bencana yang kami siapkan ini sebanyak 352,6 ton," kata Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT, Sentianus Medi di Kupang, Kamis (17/12).
Total beras yang disiapkan untuk bencana tersebut, kata dia, terdiri dari beras untuk cadangan bencana sebanyak 88,8 ton dan beras rawan pangan sebanyak 63,8 ton.
Beras bencana tersebut, katanya, dapat digunakan apabila sewaktu-waktu terjadi bencana di daerah ini, seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, rawan pangan dan lainnya. "Beras tersebut bisa digunakan untuk atasi bencana di daerah ini," katanya.
Selain itu, lanjutnya, stok beras milik pemerintah provinsi yang berada di Bulog NTT masih sebanyak 200 ton lebih. Beras tersebut juga bisa digunakan untuk mengatasi bencana di daerah ini.
Selain beras, katanya, pihaknya juga mendapat bantuan makanan siap saji dari Departemen Sosial (Depsos) seperti mi instan, susu dan pakaian layak pakai. "Bantuan tersebut telah dikirim oleh Depsos untuk mengatasi bencana di daerah ini," katanya.
Sejauh ini, katanya, belum ada permintaan bantuan bagi korban bencana dari kabupaten/kota maupun korban di daerah ini. Walaupun sudah ada laporan tentang bencana yang terjadi seperti longsor yang meinimbun sebuah rumah di Kelurahan Air Mata, Kota Kupang.
Dia menambahkan, pihaknya juga menyiapkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) sebanyak 705 orang yang tersebar di 15 dari 21 kabupaten/kota di NTT. Jumlah anggota Tagana terbanyak di tingkat provinsi mencapai 105 orang, sedang kabupaten/kota rata-rata berjumlah 40 orang. "Para anggota Tagana merupakan garda terdepan apabila terjadi bencana," katanya.
Karena itu, dia berharap agar Kabupaten Rote Ndao, Manggarai Timur, Nagekeo, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah dan Manggarai Timur yang belum miliki Tagana segera membentuknya. "Saya berharap kabupaten-kabupaten itu bisa membentuk Tagana untuk membantu mengatasi bencana di daerah ini," katanya.
Bencana yang sering terjadi di NTT antara lain banjir, tanah longsor dan gempa bumi dan rawan pangan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang