Pansus Century: Biarlah Presiden Yakin dengan yang Dia Yakini

Kompas.com - 19/12/2009, 11:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pansus Century tetap yakin dengan keputusan mereka terkait dengan imbauan penonaktifan Wapres Boediono dan Menteri Keungan Sri Mulyani, meskipun Presiden memutuskan bahwa hal tersebut tidak perlu.

"Silakan Presiden yakin dengan apa yang ia yakini. Kami, Pansus, yakin dengan apa yang kami yakini," ujar anggota Pansus Century, Maruarar Sirait, seusai menjadi pembicara dalam seminar Century Gate yang digelar di Wisma Antara Jakarta, Sabtu (19/12/2009).

Maruarar juga menyatakan tidak ada maksud menjatuhkan pihak mana pun dalam imbauan ini. "Ini kan sifatnya imbauan, bagaimana keinginan rakyat agar Pansus tidak 'masuk angin'. Kita juga obyektif saja. Kita lihat saja, bisa enggak tetap menjalankan tugas negara?" ujarnya.

Imbauan Pansus Century untuk menonaktifkan Wakil Presiden dan Menteri Keuangan bertujuan untuk mengoptimalkan tugas panitia angket dalam penyelidikan dan penumpulan data. Maruarar juga menegaskan, imbauan ini bertujuan agar penyelenggaraan tugas negara oleh pihak yang diduga terlibat tetap berjalan lancar.

"Sepanjang penyelenggara negara tidak mampu menjamin tidak terganggunya tugas kenegaraan, panitia angket mengimbau yang diduga terlibat untuk menonaktifkan diri," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, di Kopenhagen, Presiden SBY memutuskan bahwa penonaktifan Boediono dan Sri Mulyani tidak diperlukan. Presiden juga mengatakan, tidak ada undang-undang yang menjadi dasar penonaktifan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau