Menang Lagi, SM BritAma Wujudkan Impian

Kompas.com - 20/12/2009, 19:37 WIB

BANGKOK, Kompas.com - Satria Muda BritAma berhasil mewujudkan impiannya untuk menutup tahun 2009 dengan hasil memuaskan. Tandang ke Nimibutr National Stadium, Bangkok, Minggu (20/12/09), tim besutan Fictor Gideon Roring ini menang 69-58 atas tuan rumah Thailand Tigers dalam lanjutan ASEAN Basketball League (ABL).

Dengan demikian, Youbel Sondakh dan kawan-kawan kembali ke posisi dua klasemen sementara. Mereka menggeser Singapura Slingers yang sempat "mengudetanya" tiga hari, setelah menang 69-66 atas Tigers pada 17 Desember lalu.

Ini merupakan kado terindah dari SM BritAma di pengujung tahun karena raih dua kesuksesan. Pasalnya, selain menggapai kembali ambisinya (di posisi dua), mereka juga baru saja menjadi juara IBL.

"Memang ini hasil yang membanggakan, karena kami bisa raih dua kesuksesan sekaligus. Setelah pekan lalu juara IBL, sekarang kami menang di kandang lawan untuk naik kembalik urutan dua, seperti yang diharapkan," ungkap Fictor usai pertandingan.

Dalam pertandingan yang didahului dengan menyanyikan lagu kebangsaan dari kedua negara ini, shooting guard Alexander Hortman menjadi bintang lapangan. Pemain asal Amerika Serikat ini membukukan 25 poin, termasuk 6 lemparan tiga angka dari 15 usahanya.

Guard Nakiea Miller juga memberikan kontribusi yang maksimal. Kompatriot Hortman ini membukukan 15 rebound dari 20 poin yang dihasilkan, serta 5 block.

Sementara itu, Ahmad Julius Faisal menjadi satu-satunya pemain lokal mencetak angka dua digit. Dia berhasil mencetak dua kali lemparan tiga angka dari tujuh usahanya, dan total menyumbang 12 poin.

Sedangkan di kubu Tigers, Chaz Twan Briggs menjadi penyumbang poin terbanyak. Pemain bernomor punggung tiga ini mencetak 22 poin, disusul Ikenna Nwankwo yang mencetak 13 poin. Hanya dua pemain ini yang mencetak angka di atas dua digit.

Jalannya pertandingan

Dituntut menang agar naik ke posisi dua, para pemain SM BritAma mengawali pertandingan dengan permainan agresif. Strategi ini membuahkan hasil, karena langsung unggul setelah Hortman melakukan tembakan tiga angka.

Faisal dan Miller masing-masing menanbah dua angka untuk membuat SM BritAma unggul 12-3, sebelum Ratdech Kruatiwa mencetak tiga angka bagi Tigers untuk mengubah kedudukan menjadi 12-6. Skor ini merupakan hasil kuarter pertama.

Di kuarter dua, SM BritAma semakin tak terbendung. Faisal mendominasi perolehan angka dengan 11 poin, yang membuat SM BritAma mengakhiri kuarter ini dengan keunggulan 34-20.

Pada paruh kedua, Tigers berusaha bangkit. Pada kuarter ketiga mereka bisa menambah total 24 poin, mengungguli SM BritAma yang "hanya" meraih 18 angka. Tetapi SM BritAma tetap unggul dalam perolehan poin secara keseluruhan dan memimpin 52-44.

Memasuki kuarter terakhir, para pemain SM BritAma tampil lebih tenang untuk mempertahankan keunggulan. Taktik ini jitu, karena bisa mengimbangi perolehan poin Tigers, sehingga skor akhir 67-58.

Tak ayal, ketika waktu tersisa empat detik dan bola dalam penguasaan, para pemain SM BritAma tak melakukan serangan. Mereka tinggal menunggu peluit akhir yang menentukan kesuksesannya di laga ini, sekaligus menyapu bersih tiga pertemuan dengan Tigers ini (dalam dua pertemuan sebelumnya, di Bangkok dan Jakarta, SM BritAma yang menang).

- Klasemen sementara

Pos. Tim                              Main    Menang    Kalah                  Poin
1.   Philippine Patriots          10         8             3         740 671    18
2.   Satria Muda BritAma     11        6             5         804 779    17
3.   Singapore Slingers         10        6             4         716 701    16
4.   Thailand Tigers              12        3             9         855 901    15
5.   KL Dragons                  10        4             6         737 796    14
6.   Brunei Barracudas         9          4             5         710 714    13

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau