"Hat-trick" Lampard Berbuntut Seri

Kompas.com - 21/12/2009, 00:52 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Gelandang Chelsea, Frank Lampard, mencetak gol dari titik penalti yang membuat Chelsea bisa memaksakan hasil imbang 1-1 dengan West Ham United dalam duel lanjutan Premier League, di Upton Park, Minggu (20/12/2009). Untuk satu gol itu, Lampard harus mengulang eksekusi penalti sebanyak dua kali.

Hasil itu mengecewakan, mengingat Chelsea memang tampil dominan sejak menit awal. Selain lebih banyak menguasai bola, mereka juga mampu menciptakan sejumlah peluang gol.

Pada menit ketujuh misalnya, Chelsea nyaris unggul melalui Frank Lampard. Sayang, tembakannya meluncur tepat ke pelukan kiper West Ham, Robert Green.

Selanjutnya, Chelsea kesulitan mengatasi perlawanan West Ham. Setelah berhasil menggalkan serbuah tuan rumah, Chelsea akhirnya kembali mendapat peluang gol melalui John Terry di menit ke-39.

Sementara masih mendominasi, Chelsea dikejutkan oleh serangan cepat West Ham di menit ke-42. Pergerakan West Ham begitu efektif dan berbahaya, sehingga memaksa Ashley Cole melanggar gelandang Jack Collison di kotak penalti. Tanpa basa -basi, wasit Mike Dean langsung menunjuk titik putih.

Alessandro Diamanti uang dipercaya mengeksekusi penalti menunaikan tugas dengan baik. Sepakannya ke sudut kiri bawah gawang, gagal diantisipasi oleh Petr Cech, yang malah menjatuhkan diri ke sisi sebaliknya.

Dalam sisa waktu yang mepet, Chelsea sempat berusaha membalas gol West Ham. Namun, peluit turun minum keburu berbunyi, sebelum usaha mereka membuahkan hasil.

Memasuki babak kedua, laga berlangsung seru. Dalam tempo cepat, barisan tengah dan depan kedua kubu saling berebut bola dan sesegera mungkin melakukan serangan. Sementara itu, barisan belakang semakin agresif mengejar dan memotong pergerakan lawan.

Sengitnya negosiasi harga itu mencapai puncaknya ketika wasit menghadiahkan penalti kepada Chelsea, menyusul pelanggaran yang dilakukan Matthew Upson kepada Daniel Sturridge di menit ke-20.

Lampard yang dipercaya melakukan eksekusi, meloloskan bola ke sudut kanan bawah gawang West Ham. Namun, karena sebelum bola dieksekusi, sejumlah pemain di belakang Lampard bergerak, wasit menganulir gol itu dan penalti pun diulang.

Pada kesempatan kedua, Lampard mengirim bola masuk ke sudut kiri bawah gawang Green. Lagi-lagi karena beberapa pemain bergerak sebelum bola disepak, wasit menganulir gol dan kembali mempersilakan Lampard mengulang penalti.

Untuk ketiga kalinya, Lampard sukses menaklukkan Green. Sepakannya ke sudut kanan bawah gawang gagal diantisipasi Green. Kali ini, wasit menyatakan gol itu sah, dan menunjuk titik tengah lapangan.

Drama penalti Lampard yang berakhir bahagia melonjakkan moral, emosi, dan tenaga kedua kubu. Kedua kubu terlibat pertarungan, yang kali ini, lebih sengit dari sebelumnya.

Chelsea hampir memenangi tawar-menawar, ketika di menit ke-68, Joe Cole melepaskan tembakan ke tengah gawang West Ham. Sayang, sepakan Joe Cole masih melebar dari sasaran.

Tak mau kalah pamor, West Ham langsung menjawab tantanag Chelsea dengan sebuah tembakan yang dilepaskan Diamanti di menit ke-71. Namun, sepakan kencang nan akurat itu, kandas di tangan Cech.

Kegagalan kedua kubu mengubah peluang menjadi gol membuat keduanya penasaran dan semakin ngotot malakukan serangan. Sayangnya, tak satu pun berhasil mengubah kedudukan 1-1 hingga peluit berbunyi panjang.

Dengan hasil tersebut, Chelsea tetap duduk di puncak klasemen dengan 41 poin atau unggul empat angka dari Manchester United di tempat kedua. Sementara itu, West Ham sendiri masih terdampar di posisi ke-19 dengan koleksi 15 poin.

West Ham: Green, Faubert, Gabbidon (Tomkins 19), Upson, Ilunga, Noble, Kovac, Parker, Collison, Franco, Diamanti
Chelsea: Cech, Ivanovic, Carvalho, Terry, Ashley Cole, Ballack, Lampard, Malouda (Obi Mikel  46), Joe Cole (Zhirkov 75), Drogba, Kalou (Sturridge 46)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau