JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta percaya diri dalam mengusut kasus Bank Century (kini Bank Mutiara). Sosiolog Universitas Indonesia, Thamrin Amal Tamagola, mengatakan, KPK seharusnya bisa jalan sendiri dalam mengusut kasus ini tanpa adanya bantuan lembaga penegak hukum lainnya.
"Dengan atau tanpa Polri, seharusnya KPK jalan sendiri saja," ujarnya, sebelum nonton bareng film Sang Pemimpi bersama polisi dan wartawan, di Plaza Senayan, Jakarta, Senin (21/12/2009).
Pernyataan ini sekaligus mengomentari soal absennya pihak kepolisan dalam rapat koordinasi yang digelar KPK dengan mengundang kejaksaan dan kepolisian, beberapa waktu lalu. Rencananya, dari pihak kepolisian akan dihadiri oleh Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri dan Kabareskrim Irjen Ito Sumardi. Akhirnya, rapat ini dibatalkan karena tidak hadirnya pihak kepolisian.
Ketidakhadiran kepolisian ini, kata Thamrin, tidak akan menghambat kinerja KPK karena lembaga antikorupsi ini dapat bekerja sendiri. Meski demikian, dia mengakui dibutuhkan koordinasi antar-lembaga penegak hukum agar bisa bersinergi di antara ketiganya.
"Ya, memang perlu koordinasi. Tetapi memang kalau koordinasi antar-lembaga itu paling susah di negeri ini," tandasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang