Cutting Sticker Murah dan Enggak Gampang Dijiplak

Kompas.com - 22/12/2009, 14:51 WIB

KOMPAS.com - Membuat tampilan bodi motor warna-warni, tak mesti mengandalkan teknik airbrush. Dengan menggunakan cutting sticker pun, hasilnya bisa bagus. Selain harga lebih murah, enggak bisa dicontek.

Seperti dilakukan Agus Wicaksono pada Kawasaki Ninja 250R. Pemilik WitjaxModizigner di Tangerang ini, minimal memakai dua warna berbeda. "Kebanyakan yang datang minta supaya pakai motif yang susah ditiru. Saya coba olah, hasilnya memuaskan," ungkap Wicak dari markasnya di Cipondoh, Tangerang, Banten.

Beberapa bagian grafis di bodi Ninja 250R dibikin enggak segaris. Ada yang mengikuti lekukan tangki atau buntut Ninja. Kebetulan, kata Wicak desain bodi Ninja sudah sporty, tinggal diolah jenis stikernya aja. Bagian yang paling sulit di daerah lekukan menyiku ke dalam seperti pada fairing dan kertas sticker tak bisa dipasang sekaligus.

Makanya, ia menolak jika ada konsumen minta dibungkus full cutting sticker. Tahannya sebentar dan pasti ada bagian stiker yang terangkat dari bodi. Kini, kalau ada bagian yang terputus karena kontur bodi yang menyiku, ia punya trik mengatasinya. Supaya senada bagian yang enggak kena sticker ditutup kertas tempel.

Dari proses ini, jelas biaya sangat hemat dan enggak gampang dijiplak. (Niko)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau