Pertamina: Premium Cukup untuk 18 Hari, Elpiji 19 Hari

Kompas.com - 22/12/2009, 15:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menyambut Perayaan Natal dan Tahun Baru, PT Pertamina memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji nasional dalam kondisi yang aman dan mencukupi. "Stok nasional per tadi pagi dalam kondisi aman. Itu per penutupan 21 Desember 2009 kemarin ya. Jadi tadi pagi juga segitu," kata Deputi Direktur Pemasaran Pertamina Hanung Budya, saat jumpa pers, di kantornya, Jakarta, Selasa (22/12/2009).

Hanung merinci, ketersediaan BBM jenis premium mencapai 1.052.201 kiloliter atau masih mencukupi untuk 18 hari. Minyak tanah (kerosin) mencapai 517.236 kiloliter atau masih mencukupi untuk kebutuhan konsumsi sekitar 53 hari. Kemudian untuk solar sebesar 1.513.812 kiloliter atau cukup untuk 22 hari dan avtur sebanyak 235.509 kiloliter atau cukup untuk 25 hari.

Adapun untuk pertamax mencapai 43.304 kiloliter atau cukup untuk 32 hari, pertamax plus mencapai 24.668 kiloliter atau cukup untuk 105 hari, serta untuk elpiji ada 198.074 metrik ton atau masih cukup untuk kebutuhan 19 hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau