Ford Perkenalkan Mobil dengan Fasilitas Hot Spot

Kompas.com - 23/12/2009, 10:01 WIB

DEARBORN, KOMPAS.com – Ford Motor Company, satu-satunya produsen mobil Amerika Serikat yang tidak menerima talangan dari pemerintah, berusaha membuat produk yang dipasarkannya makin kompetitif dan menarik bagi masyarakat moderen. Salah satunya adalah, mulai tahun depan, memperkenalkan mobil yang bisa berfungsi sebagai “WiFi hot spot”.

Dengan cara ini, penumpang bisa berselancar di internet kapan dan di mana saja, termasuk ketika mobil meluncur di jalan raya. Teknologi sistem komunikasi ini merupakan pengembangan lanjutan dari sistem konektivitas Ford sebelumnya, yang juga digunakan pada mobil, yaitu SYNC.

Untuk mengakses internet, pemilik mobil tinggal mencolokkan modem pita lebar (broadband) dengan koneksi USB – juga disebut “air card“ – ke lubang colokan USB SYNC pada mobil. Selanjutnya modem akan melakukan koneksi nirkabel yang aman dan dipancarkan pada seluruh mobil.

Hasilnya, penumpang mobil bisa menggunakan perangkat dengan fasilitas Wi-Fi untuk mengakses internet di mana saja, baik telpon seluler, Black Berry atau komputer notebook atau netbook.

Tanpa Berlangganan
Ditambahkan dengan teknologi ini, pemilik Ford tidak perlu lagi berlangganan dengan penyelenggara internet dan juga membeli perangkat keras lainnya. Semuanya akan tersambung sendiri, ya... seperti tempat-tempat hiburan dan hotel yang menyediakan sarana shot spot.

“Saat mobil menuju ke rumah nenek, orang tua berbelanja, anak-anak mereka yang tetap di mobil bisa berselancar di dunia maya, misal chatting dengan teman dan meng-update profil FaceBook-nya,” kata Mark Field, Presiden Ford Amerika Serikat.

Perangkat keras yang digunakan Ford untuk SYNC WiFi  hot spot ini kompatibel dengan peranti komputer dan sistem konekvitas internet yang dibuat oleh produsen elektronik saat ini. Karena itu, menurut Ford, sistem konektivitas internet mobil ini tidak memerlukan perangkat keras khusus.

Dijelaskan pula, kemampuan SYNC WiFi merupakan solusi sederhana untuk membawa internet ke mobil, dibandingkan sistem yang dijual sekarang ini. Pasalnya, sistem yang dipasang di pabrik, menyatu dengan mobil. Hasil kerjanya jauh lebih baik dibandingkan yang dipasang oleh dealer. Di samping itu, pemasangan di pabrik mobil tidak menyita ruang yang besar untuk receiver dan transmiter.

Lebih Murah
Biaya tambahan yang diperlukan, dinilai Ford tidak terlalu mahal, hanya 500 dolar Amerika Serikat untuk perangkat keras dan pemasangannya. Tak kalah menarik, pemilik mobil juga tidak perlu lagi berlangganan dengan penyelenggara internet.

“Dengan memanfaatkan SYNC dan perangkat mobilitas yang dipasarkan sekarang, nilai tambah Ford sebagai produk semakin baik, lebih luwes dan tentu saja akan menyenangkan pemilik mobil. Pasalnya, konektivitas terjamin dan konstan. Kami menghadirkan teknologi yang makin mudah diakses tanpa biaya tambahan,” komentar Mark Field.

Sistem koneksi nirkabel Ford ini dilengkapi dengan pengaman WiFi Protected Access2 (WPA2). Pengguna harus memasukan password atau sandi secara acak agar bisa mengakses internet.

Bila SYNC menemukan ada perangkat WiFi baru, pengemudi harus membiarkannya berhubungan dan hot spot pada mobil ini. Tujuannya, mencegah  pengguna internet lain melakukan "piggybacking" pada sinyal SYNC atau mendompleng  hot spot mobil ini.

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau