BEIJING, KOMPAS.com – Beijing Automotive Industry Holding Co., mengatakan hari ini, perusahaan tersebut harus membayar US $200 juta untuk mendapatkan teknologi dari Saab, unit General Motors (GM) di Eropa. Perusahaan mobil China ingin membeli teknologi tersebut untuk mempercepat pengembangan model merek sendiri.
Beijing Auto akan mengembangkan empat model mobil dan tiga mesin turbo berdasarkan teknologi Saab. Proudsen mobil China ini, berencana memperkenalkan sedan merek Beijing tahun depan.
Awal bulan ini, perusahaan mobil China itu setuju membeli teknologi Saab untuk membuat merek sendiri dan mengurangi ketergantungkan pada mitranya, Hyundai dan Daimler AG (Mercedes-Benz).
Aset Saab yang dibeli Beijing Auto adalah model 9-3 dan 9-5, teknologi mesin turbo dan transmisi. Sebelumnya secara patungan, Beijing bersama Koenigsegg Group AB pernah menawar Saab. Namun Koenigsegg membatalkan niatnya.
Sebelumnya, Beijing Auto juga pernah menyatakan minatnya ingin membeli Opel pada Juli lalu. Karena proses penjualan berlarut-larut - adanya campur tangan dari pemerintah Jerman - Beijing akhirnya beralih ke Saab. GM sendiri ingin melepas Saab namun ingin mempertahankan Opel.