Agar Paus Punya Waktu Istirahat, Misa Malam Natal Dimajukan

Kompas.com - 25/12/2009, 06:18 WIB

VATIKAN, KOMPAS.com — Misa tengah malam pada Malam Natal di Basilika Santo Petrus, Roma, dimajukan ke pukul 10 malam (pukul 04.00 WIB) atau dua jam lebih awal dari biasanya demi memastikan Paus Benediktus XVI punya cukup tenaga untuk menyampaikan pesan Natal pada hari Natal.

Para pejabat Vatikan mengatakan, Paus butuh waktu istirahat sebelum tugasnya pada hari Natal. Ini untuk kali pertama tradisi itu dimulai sebelum tengah malam. Dengan dimajukan, Paus yang telah berusia 82 tahun akan cukup segar untuk memberikan berkat bagi kota dan dunia (urbi et orbi) dari Gereja Santo Petrus pada siang hari.

Pejabat Vatikan memastikan, Paus dalam keadaan sehat. "Perubahan itu hanya langkah antisipasi yang dapat Anda lakukan untuk melindungi seorang pria berusia 82 tahun. Dia sangat sibuk dan dengan mulai lebih awal berarti selesainya juga lebih cepat," kata seorang pejabat Vatikan seperti dikutip Dailymail, Kamis (24/12/2009).
 
Pada masa lalu, misa tengah malam pada Malam Natal belum berakhir sebelum pukul dua dini hari (08.00 WIB). Juru bicara Paus, Pastor Federico Lombardi, mengatakan, "Tidak ada yang perlu dikhawartirkan. Paus dalam keadaan sehat. Hal itu telah diatur beberapa bulan lalu dan disiarkan supaya orang bisa sesuaikan dengan rencana mereka."

Pada Hari Natal, Paus akan menyampaikan pesan Natalnya dari balkon basilika. Pada hari Minggu, ia berencana untuk mengadakan makan siang bersama para gelandangan di sebuah dapur sup di dekat Vatikan.

Banyak gereja lain di Eropa juga menyelenggarakan misa Malam Natal lebih awal agar lebih mudah bagi keluarga yang masih punya anak kecil dan orang berusia lanjut untuk bisa hadir serta kembali ke rumah dengan aman. Masalah transportasi dan ketakutan berhadapan dengan orang mabuk yang keluar dari pub yang juga baru saja ditutup juga disebutkan sebagai alasan penyelenggaran misa lebih awal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau