Kecelakaan Bus di Peru Tewaskan 40 Orang

Kompas.com - 26/12/2009, 02:06 WIB

CUZCO, KOMPAS.com - Setidaknya 40 orang meninggal dan 20 orang lainnya terluka akibat kecelakaan bus yang terjadi di kawasan pegunungan di dekat wilayah Cuzco, Peru.

Menurut petugas pemadam kebakaran Edilberto Tunquipa, peristiwa naas ini terjadi Kamis (24/12) pukul 05.30 waktu setempat. Tunquipa mengatakan, berdasarkan wawancaranya dengan sejumlah korban selamat, salah satu penyebab kecelakaan tersebut adalah kondisi sopir yang kelelahan.

Bus yang berangkat dari Kota Arequipa pada Rabu (23/12) pukul 22.00, tengah menuju Kota Santo Tomas di daerah pegunungan. "Kondisi jalan yang buruk juga dapat menjadi penyebab lainnya," ujar Tunquipa.

Dugaan sementara, tidak ada wisatawan mancanegara dalam bus tersebut. Namun, hal ini belum dapat dipastikan. Ke-20 orang yang luka-luka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Kondisi luka-luka sangat beragam, mulai dari benturan kepala yang sangat keras hingga luka memar.

Sebagian besar korban diyakini warga setempat yang bekerja di Arequipa dan tengah pulang ke rumah guna merayakan Hari Natal. Sementara itu, jumlah penumpang bus secara persis belum diketahui. Kapasitas bus tersebut 52 tempat duduk. Namun, penumpang di dalam bus itu diyakini lebih dari 52 orang. (CNN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau