Pemerintah Nikmati Bunga dari BI Rp 142 Miliar

Kompas.com - 28/12/2009, 13:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bank Indonesia dan Departemen Keuangan telah melakukan pembahasan pemberian imbal hasil atas duit pemerintah yang tersimpan di BI atau disebut dengan remunerasi. Dari sebanyak 139 rekening yang ada di BI, Depkeu memperoleh imbalan sebesar Rp 142.207.627.579,75.

Hal ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti SKB Menteri Keuangan No 17/KMK.05/2009 dan GBI No.11/3/KEP.GBI/2009 tentang Koordinasi Pengelolaan Uang Negara. Berdasarkan data yang diperoleh Kontan, pertemuan tersebut dilaksanakan pada 12-13 November 2009.

Secara umum, pertemuan tersebut telah menghasilkan kesamaan hasil penghitungan remunerasi antara BI dan Depkeu. Kedua pihak menyampaikan detail pemghitungan remunerasi yang digunakan, baik yang dilakukan secara otomatis setiap akhir bulan maupun yang dihitung secara manual dan penghitungan koreksi yang telah dilakukan oleh Depkeu.

Pelaksanaan pembayaran remunerasi selama periode laporan, terdapat dua rekening khusus dalam valuta dollar AS yang ditutup.

Sampai dengan bulan November 2009, total pembayaran remunerasi Rekening Depkeu di BI telah mencapai 92,48 persen dari total anggaran yang disediakan pada 2009.  (Andri Indradie/Kontan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau