Ferrari 599 GTB Hybrid Muncul Tahun Depan

Kompas.com - 28/12/2009, 14:38 WIB

ITALIA, KOMPAS.com — Juli lalu, Kompas.com pernah mengabarkan bahwa Ferrari berencana membuat mobil hibrida. Hanya, kala itu basis kendaraannya F430 Spider. Namun ternyata bukan itu. Dari markas pabrikan kuda berjingkrak dibocorkan kalau basisnya  599 GTB. Mobil tersebut akan dipajang pada pameran bergengsi Geneva International Motor Show 2010, Maret mendatang.

Meski sosok mobil itu belum terlihat, Ferrari membocorkannya dalam bentuk sketsa. Nantinya, ia dilengkapi mesin V12 berpenggerak 4 roda (4WD). Demikian informasi yang dikutip Worldcarfans.com (25/12/2009). Adapun untuk penyuplai tenaga listrik, mobil ini mengandalkan satu motor yang diletakkan di kedua "kaki" belakang. Tujuannya untuk mengurangi bobot hingga 35 persen dan mengejar efisiensi.

Tingkat konsumsi bahan bakar bisa direduksi menjadi 17 liter per 100 kilometer. Selain itu, berbagai teknologi hemat dan ramah lingkungan dipastikan akan diaplikasi di mobil ini. Sebut saja, fitur start/stop mesin dan sistem pengereman A KERS.

Seperti diketahui, makin gencarnya kampanye "hijau" di industri otomotif membuat pabrikan-pabrikan mobil sport tak bisa tinggal diam. Mereka harus ikut melakukan perubahan, meski produk-produk yang dimiliki cenderung mengusung konsep tak hemat bahan bakar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau