8 Saran Redam Hasrat Menyantap Makanan Manis

Kompas.com - 28/12/2009, 16:40 WIB

KOMPAS.com — Ada indikasi bahwa wanita yang kelebihan berat badan cenderung lebih ingin mengonsumsi makanan berlemak yang manis, seperti es krim. Sepertinya apa saja akan dilakukan asal dapat terus makan es krim, permen, serta segala yang manis dan lezat.

Untuk mengatasi keinginan seperti itu, ikuti saran berikut ini:
1.    Porsi kecil. Makanlah dengan porsi kecil dan jarak makan yang teratur. Idealnya antara dua dan empat jam. Cara ini dapat menghentikan keinginan makan kudapan yang manis dan berlemak.

2.    Lebih banyak protein, sedikit lemak. Aturlah makanan sehari-hari supaya mengandung lebih banyak protein dan sedikit lemak. Sering kali perempuan berusaha membatasi lemak sehingga tidak cukup mendapatkan protein. Akibatnya, timbul rasa lapar dan keinginan makan lagi. Protein didapat dari produk susu, seperti susu skim dan yogurt tanpa lemak, serta daging sapi, ayam, ikan, selai kacang, telur, tahu, dan tempe.
3.    Bersikap rileks. Stres dapat menimbulkan keinginan makan karbohidrat. Bila Anda merasa sedang stres, cobalah lakukan rileksasi atau bergabung dengan kelas yang mengajarkan manajemen stres.

4.    Olahraga. Kurang olahraga dapat menyebabkan stres. Karena itu, pastikan bahwa Anda secara teratur berolahraga.

5.    Jangan melewatkan waktu makan atau membatasi kalori. Membatasi kalori terlalu ketat menyebabkan perasaan kelaparan. Makanlah ketika merasa lapar dan saat jam makan tiba. Sebaiknya dalam sehari Anda paling tidak makan 1.600 kalori.

6.    Istirahat cukup. Bila terlalu sibuk sehingga tidak punya waktu cukup untuk tidur, cobalah atur kembali jadwal Anda. Namun, kalau sudah cukup tidur tapi tidak merasa segar, bicarakan ini dengan dokter Anda. Bisa jadi itu tanda stres, kurang olahraga, atau gangguan kesehatan lain. Orang yang mengalami kelelahan kronis cenderung makan karbohidrat berlebihan.

7.    Makan karbohidrat secukupnya. Pastikan karbohidrat yang dikonsumsi cukup bergizi. Buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian mengandung vitamin dan mineral esensial seperti halnya karbohidrat. Ini lebih baik daripada mengudap permen dan makanan lain yang miskin gizi.

8.    Batasi kafein. Bila Anda minum lebih dari dua cangkir kopi atau dua kaleng soda setiap hari, cobalah mengurangi. Kafein membuat Anda ingin makan lebih banyak gula. @

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau