Laga Deltras vs PSIS Ditunda

Kompas.com - 28/12/2009, 22:52 WIB

SIDOARJO, KOMPAS.com - Pertandingan kompetisi Divisi Utama antara tuan rumah Deltras Sidoarjo melawan PSIS Semarang pada Jumat (31/12), ditunda karena panitia pelaksana tidak mendapatkan izin dari kepolisian setempat.

Manajer Deltras Ayu Sartika Virianti kepada wartawan di Sidoarjo, Senin (28/12) mengatakan, pihaknya sudah melaporkan masalah tersebut ke PT Liga Indonesia dan pertandingan tunda dijadwalkan berlangsung pada 16 Januari 2010.

"Jadwal pertandingan bentrok dengan kegiatan pengamanan malam tahun baru, sehingga aparat kepolisian tidak bersedia mengeluarkan izin," katanya.

"Tidak masalah pertandingan harus ditunda, karena pemain juga punya cukup waktu untuk pemulihan fisik dan persiapan yang lebih matang," tambahnya.

Dalam waktu tiga pekan terakhir, Deltras harus menjalani empat laga beruntun yang cukup menguras tenaga. Pertandingan terakhir dijalani Ferry Saragih dan kawan-kawan di kandang Persis Solo pekan lalu dengan hasil imbang.

Ayu Sartika menjelaskan, PT Liga Indonesia sempat menjadwalkan laga tunda dilaksanakan pada 10 Januari, namun ditolak kubu PSIS karena berbenturan dengan jadwal pertandingan tim asal Semarang tersebut.

"Tapi pertandingan Deltras melawan PPSM Magelang tetap dilaksanakan pada 4 Januari di Stadion Gelora Delta Sidoarjo dan melawan Mitra Kukar pada 8 Januari," tambah putri tokoh bola Jatim, Vigit Waluyo itu.

Sementara itu, pelatih Deltras Nus Yadera yang dikonfirmasi terpisah juga mengaku tidak mempersoalkan penundaan laga lawan PSIS, sehingga timnya bisa lebih konsentrasi melakukan persiapan menghadapi PPSM Magelang dan Mitra Kukar.

"Artinya kami punya waktu lebih dari satu pekan untuk persiapan. Apalagi, masih banyak kelemahan yang harus segera diperbaiki untuk menghadapi laga berikutnya," katanya.

Nus Yadera mengaku belum terlalu puas dengan penampilan anak asuhnya, terutama sektor lini depan dan kerja sama tim yang belum maksimal. (ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau