KARACHI, KOMPAS.com - Sedikitnya 30 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam perayaan Hari Asyura di Karachi, Pakistan, Senin (28/12/2009). Ledakan itu memicu kerusuhan besar-besaran, para pelayat mengamuk, melempari mobil-mobil ambulans, dan membakar sejumlah toko.
Otoritas Pakistan telah mengerahkan puluhan ribu polisi dan pasukan paramiliter, guna menghentikan kekacauan akibat serangan bom bunuh diri dari kelompok militan tersebut. Tragedi itu kembali menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana kemampuan Pakistan menangani serangan para militan yang telah menewaskan lebih dari 2.760 orang sejak Juli 2007.
"Ledakan itu begitu besar, seolah pendengaran saya sudah rusak, tapi kemudian saya mulai mendengar teriakan orang-orang yang terluka dan melihat potongan-potongan daging manusia dan darah di jalan," kata Abbas Ali, 35, salah satu pelayat.
Menteri Dalam Negeri Rehman Malik menyalahkan kelompok Tehreek e Taliban, dan Lashkar i Jhangvi, berada di balik serangan ini. "Sedikitnya 30 orang telah tewas sejauh ini dalam serangan bunuh diri dan 63 lainnya telah terluka," sambung Menteri Kesehatan Provinsi Saghir Ahmed kepada AFP.
"Kami telah menyatakan keadaan darurat di semua rumah sakit di Karachi dan setiap dokter harus menyelamatkan mereka yang terluka. Situasi ini sangat suram," katanya menambahkan.
Seorang koresponden AFP mengatakan, kawasan Jalan Mohammad Ali Jinnah, di mana serangan itu terjadi kini luluh lantak. Puluhan mobil dan motor yang berserakan di mana-mana, dan tertutup puing-puing dari bangunan diserang oleh para perusuh. Para petugas pemadam kebakaran tak berdaya memadamkan yang menelan puluhan bangunan, sementara para penjaga toko berdiri hanya bisa menangis melihat usaha milik mereka ditelan pekatnya asap.
"Kami sedang menggunakan sumber daya yang tersedia untuk memadamkan api yang masih mengamuk di pasar," kata Mustafa Kamal, Wali Kota Karachi.
Perdana Menteri Pakistan Yusuf Raza Gilani dan Presiden Asif Ali Zardari mengutuk ledakan terbaru dan meminta kepada warga untuk tetap tenang.
Serangan hari ini adalah yang ketiga pada peringatan Asyura di Pakistan tahun ini. Sebuah serangan bunuh diri di sebuah masjid Syi'ah di Kashmir pada hari Minggu telah menewaskan tujuh orang. Di hari yang sama, sebuah bahan peledak membuat 17 orang terluka di Karachi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang