JAKARTA, KOMPAS.com - Angka partisipasi sekolah terkecil di Indonesia adalah kelompok umur 16-18 tahun, yaitu hanya 54,6 % saja yang bersekolah. Angka tersebut jauh lebih kecil dibandingkan dengan kelompok umur lainnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada kelompok umur 7-12 tahun sebanyak 97,6 %, sedangkan di kelompok umur 13-15 sebanyak 84,3%. Hanya 6,58 % penduduk saja yang berhasil menyelesaikan pendidikan perguruan tinggi dan menembus dunia kerja.
"Data tersebut jelas menunjukkan, bahwa untuk dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi masih menjadi kendala bagi sebagian besar remaja di Indonesia," ujar Alda F. Siregar, Kepala Departemen Komunikasi Putera Sampoerna Foundation (SF), di sela Konser Penggalangan Dana "Score! Save a Teen Charity Concert: Bersama Selamatkan 1,5 Juta Remaja Indonesia Putus Sekolah" di Score! Cilandak Town Square, Jakarta, Minggu (27/12/2009).
Tergerak oleh fakta itulah, SF menggelar konser penggalangan dana yang mengundang artis Glenn Fredly dan band Vierra untuk tampil secara sukarela. Menurut Alda, melalui program Save a Teen yang dirancang SF, seluruh biaya pendukung acara akan langsung didonasikan untuk membantu remaja Indonesia kembali ke sekolah.
Selain konser tersebut, donasi juga dilakukan lewat lelang barang-barang pribadi para artis dan musisi yang hadir di acara tersebut. Para pengunjung juga diajak berpartisipasi membantu dengan mendonasikan uangnya minimum Rp 50.000 dari pembelian tiket masuk ke klub hiburan musik dan biliar tersebut, selain juga bisa memberikan donasi melalui stan Save a Teen dan kotak donasi.
"Saya bangga dapat membantu mereka untuk tetap bersekolah dengan sesuatu yang saya cintai, yaitu dengan musik" timpal Glenn Fredly.
Adapun sampai hari ini, Selasa (29/12/2009), hasil donasi dari penyelenggaraan konser tersebut masih dalam penghitungan. Menurut Alda, nantinya seluruh donasi disalurkan untuk beasiswa SMP dan SMA dan memberi kesempatan kepada mereka yang berprestasi untuk bersekolah di sekolah bertaraf Internasional dan berasrama, yaitu Sampoerna Academy.
"Target Save a Teen selama satu tahun ini adalah dapat memberikan kesempatan bersekolah kepada 12,000 siswa SMP dan SMA. Dengan dukungan masyarakat luas, kami berharap akan semakin banyak remaja Indonesia dapat kembali bersekolah dan mendapatkan pendidikan yang berkualitas," tambahnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang