April 2010, Chris John Siap Naik Ring

Kompas.com - 30/12/2009, 09:24 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com — Juara dunia kelas bulu WBA, Chris John, berusaha naik ring atau bertarung untuk mempertahankan gelarnya pada April 2010.

"Saya ingin bertarung kembali April mendatang dan sekarang ini sedang mencari promotor untuk pertarungan mendatang," kata Chris John, Selasa (29/12/09).

Menurut petinju dengan rekor bertarung 43 kali menang (22 di antaranya dengan KO) tersebut, dirinya memang menginginkan pertarungan berikutnya bisa digelar di Indonesia. Karena itu, dia harus mencari promotor terlebih dulu.

Ketika ditanya bahwa dirinya terikat kontrak dengan Golden Boy Promotions (GBP) yang dikelola mantan petinju dunia, Oscar de la Hoya, dia mengatakan, kontrak perjanjian dengan GBP itu hanya berlaku jika dirinya bertarung di Amerika Serikat seperti saat melawan petinju tuan rumah, Rocky Juarez, beberapa waktu lalu.

"Kalau saya bertarung di luar Amerika Serikat, perjanjian itu tidak ada, dan kami mencari promotor sendiri," kata suami mantan atlet wushu Jateng, Anna Maria Megawati, tersebut.

Menyinggung soal lawan yang akan dihadapi pada pertarungan mendatang, petinju yang mendapat gelar Super Champions dari WBA karena berhasil mempertahankan gelar sebanyak 10 kali berturut-turut tanpa putus tersebut mengatakan, kalau soal lawan bukan sesuatu yang sulit karena yang terpenting saat ini adalah mencari promotor terlebih dulu.

"Saya kira kalau lawan bukan persoalan yang berat, yang terpenting saat ini adalah mencari promotornya terlebih dulu baru menentukan lawannya," kata ayah dua orang putri, Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani.

Pertarungan terakhir yang dijalani petinju dengan julukan The Dragon adalah saat menang dengan angka mutlak atas petinju tuan rumah, Rocky Juarez, yang berlangsung di MGM Grand, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, 19 September 2009.

Petinju asal Kabupaten Banjarnegara, Jateng, ini sudah 12 kali mempertahankan gelarnya sejak merebutnya dari tangan petinju Kolombia, Oscar Leon, di Bali 2003.

Dari 12 pertarungan mempertahankan gelarnya tersebut, lima di antaranya melalui tarung wajib atau mandatory fight melawan Jose Cheo Rojas (Venezuela), Derrick Gainner (Amerika Serikat), Juan Manuel Marquez (Meksiko), Roinet Caballero (Panama), dan Hiroyuki Enoki (Jepang).

Kemudian, tujuh kali melalui tarung pilihan atau choice melawan Osamu Sato dan Zaiki Takemoto (Jepang), Tommy Brouwn (Australia), Renant Acosta (Kolombia), Jose Cheo Rojas (Venezuela), serta dua kali melawan Rocky Juarez (Amerika Serikat).

Meskipun tidak sedang menghadapi pertarungan, Chris John terus menjaga kebugaran tubuhnya dengan tetap menjalani latihan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau