JAKARTA, KOMPAS.com — Saat mendengar kabar meninggalnya Gus Dur, Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy sempat tidak percaya. Begitu memastikannya, ia pun langsung mengirimkan doa.
"Saya langsung membacakan Al Fatihah bersama keluarga," katanya saat ditemui di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Rabu (30/12/2009) malam. Gus Dur meninggal dunia saat dirawat di RSCM pada Rabu pukul 18.45.
Ia mengatakan, kenangan terakhir bersama Gus Dur adalah saat malam Idul Adha. Ia mengaku sempat shalat bersama Gus Dur dan berbincang-bincang selama satu jam.
Selama ini, ia menilai Gus Dur sebagai salah satu tokoh yang luar biasa. "Memori beliau luar biasa. Indonesia kehilangan tokoh luar biasa," ujarnya.
Selain itu, Gus Dur juga disebutnya sebagai salah seorang pemikir hebat. "Semoga ada yang melanjutkan pemikiran beliau," tandas Edy.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang