JAKARTA, KOMPAS.com - Bermain petasan memang seperti menjadi acara wajib pada setiap malam pergantian tahun baru. Hal ini tak terkecuali berlaku bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Di Monas, misalnya, orang-orang rela merogoh koceknya demi membeli petasan jenis air mancur dan menyalakannya saat detik-detik tahun baru.
Tidak heran, Kamis (31/12/2009) malam ini, berbagai petasan ditembakkan dari berbagai sudut Monas, sementara pengunjung lainnya menikmatinya sambil berbaring. Para pengunjung pun selalu memberikan aplaus paling meriah bagi orang yang dapat menghasilkan bunga api yang paling indah. Aroma rivalitas antar "pemodal" petasan terasa cukup kental.
Namun, apa yang dilakukan sekelompok warga pada Kamis malam ini nyaris membahayakan dirinya sendiri dan orang lain di sekitarnya. Ceritanya, seorang warga yang enggan disebut namanya menyalakan petasan air mancur ukuran besar. Namun, begitu dinyalakan, petasan setinggi sekitar 15 centimeter dan berdiamer 5 centimeter ini terjatuh sehingga menyasar ke arah warga yang tengah berbaring.
Sontak saja warga langsung berhamburan menjauhi petasan. Beruntung, petasan dalam nyala ini tidak melesat terlampau jauh. Namun, petasan ini tetap "memakan" korban. Seorang pria yang hendak menyalakan petasan mengaku mengalami luka bakar di sekitar bibirnya. "Untung saja tidak terkena mata," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang