LONDON, KOMPAS.com — Perdana Menteri Inggris Gordon Brown memperingatkan para pemimpin dunia bahwa terorisme masih menjadi ancaman yang sangat nyata pada 2010 pascakegagalan serangan untuk meledakkan pesawat North West pekan lalu. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama untuk memperketat keamanan di bandara dan pesawat dari setiap negara.
"Ada yang baru dari dimulainya dekade baru saat ini. Al Qaeda telah menciptakan suasana ketakutan. Serangan yang gagal di Detroit pada hari Natal itu mengingatkan kita pada realitas yang lebih dalam bahwa hampir selama 10 tahun sejak 11 September, terorisme internasional masih merupakan ancaman yang sangat nyata," tulis Brown, Jumat.
Serangan terhadap Detroit menyebabkan semua pihak mengkaji kembali sistem keamanan yang mereka terapkan. Banyak pihak menyorot tentang lemahnya sistem keamanan bandara setempat sehingga seorang pemuda Nigeria dengan sebuah visa yang mati bisa lolos dua kali masuk pesawat.
Umar Farouk Abdulmutallab, sang pemuda yang telah ditangkap itu, diyakini telah dilatih di Yaman sebelum memulai aksi pengeboman yang gagal. Ini terlihat dari dibawanya bahan peledak yang disembunyikan di dalam pakaian dan tetap tidak terdeteksi ketika ia melewati bandara Nigeria dan Belanda.
"Musuh demokrasi dan kebebasan sekarang mencoba menjadi dalang atas kematian dan kehancuran. Mereka muncul dari Yaman dan juga beberapa daerah dengan teror internasional lain, seperti Pakistan dan Afganistan. Mereka menyembunyikan bahan peledak dengan cara-cara yang lebih sulit untuk dideteksi," kata Brown.
"Al Qaeda dan rekan-rekan mereka masih berambisi untuk menanamkan pikiran kepada ribuan orang muda di seluruh dunia untuk membunuh dan melukai," tulisnya dalam sebuah artikel di kantornya di situs web Downing Street.
Dia mengatakan, Inggris kini tidak bisa lagi sekadar menggunakan strategi bertahan di benteng. Mereka akan mengambil tindakan untuk memerangi ekstremis, termasuk di Afganistan, Pakistan, dan di seluruh dunia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang