BANDUNG, KOMPAS.com — Imbauan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada masyarakat Indonesia untuk mengibarkan bendera setengah tiang selama sepekan sebagai tanda berkabungnya bangsa ini atas berpulangnya Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, tidak hanya tampak di Jakarta, tetapi juga di Bandung.
Sejumlah kantor dan rumah di Kota Kembang itu tampak masih mengibarkan bendera setengah tiang. Pada hari pertama awal tahun 2010, duka itu masih menyelimuti. Berita meninggalnya Gus Dur, panggilan akrab KH Abdurrahman Wahid, disusul dengan kabar duka meninggalnya Frans Seda, mantan menteri di era Orde Baru dan Orde Lama.
Di Purwakarta, kota yang berdekatan dengan Bandung, juga tampak berkibar bendera Merah Putih setengah tiang. Menurut Slamet, salah satu warga setempat, imbauan dari RW setempat untuk mengibarkan bendera setengah tiang sejak berita duka tersebut didengar warga.
"Memang sudah ada imbauan sebelumnya," ujar dia, Jumat (1/1/2010).
Tokoh warga setempat juga telah mengimbau untuk tidak merayakan Tahun Baru secara berlebihan. Praktis tidak terdengar keramaian sepanjang pergantian Tahun Baru kemarin.
"Warga sudah tahu jadi tidak ada yang merayakan, hanya beberapa saja," tandasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang