Produk China Memang Murah...

Kompas.com - 03/01/2010, 13:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Perdagangan bebas (Free Trade Area/FTA) China-ASEAN yang mulai berlaku pada 1 Januari 2010 mengancam eksistensi industri tekstil dalam negeri.

Pedagang pun mengaku, produk China telah membanjiri toko mereka. Harganya yang murah menjadi alasan produk China kian digemari.

Asril, salah satu pedagang pakaian di Blok A Pasar Tanah Abang, mengatakan, produk China memang lebih murah ketimbang produk lokal. Di tokonya pun, 80 persen pakaian yang dijual diimpor langsung dari China. "Iya produk China murah. Kayak misalnya produk China bisa dijual Rp 65.000 atau Rp 70.000, kalau barang kita baru bisa materiilnya aja," ungkap Asril, kepada Kompas.com, Minggu (3/1/2010).

Murahnya produk China tersebut menjadi pertimbangan para pedagang untuk tetap menjualnya. "Kalau di produk lokal baru dapet bahannya aja, produk China sudah bisa dijual dengan harga segitu. Belum lagi dijahitnya, pasang ini-itu udah abis berapa," kata dia lagi.

Ditanya mengenai pajak produk-produk tersebut yang hanya nol persen, Asril mengaku telah lama mengetahuinya. "Iya, itu udah tau lama," ucap penjual pakaian-pakaian wanita tersebut. Ramainya produk China di pasar Indonesia dikhawatirkan akan melemahkan produk lokal.

Untuk diketahui, FTA akan melibatkan enam negara di kawasan ASEAN, yaitu Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Pada tahun 2015, negara Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam juga akan terlibat dalam perdagangan bebas tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau