Bambang Siap Hadapi Langkah Hukum Susno

Kompas.com - 04/01/2010, 19:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Guru Besar Kajian Ilmu Kepolisian Universitas Indonesia, Bambang Widodo Umar, siap menghadapi langkah hukum yang diambil Komisaris Jenderal Susno Duadji. Ia tetap menganggap pernyataannya di media tidak melanggar hukum.

"Sudah ada kok tim pengacaranya. Kita siap menghadapi setiap langkah hukum Susno," ucap salah satu kuasa hukum Bambang, Taufik Basari, ketika dihubungi wartawan, Senin (4/1/2010). Hal itu dikatakan ketika dimintai tanggapan perihal laporan pihak Susno ke Polres Jakarta Pusat sore tadi.

Taufik menilai laporan Susno tidak tepat karena pernyataan Bambang tidak dapat dikualifikasikan tindakan melawan hukum. Susno sebaiknya menggunakan hak jawab yang diberikan oleh media seperti diatur dalam UU Pers No 40 Tahun 1999.

"Kita sayangkan Susno ambil langkah hukum. Pejabat negara sebaiknya tidak menggunakan alat negara untuk menyelesaikan perkara. Ada cara yang lebih elegan yakni dengan menggunakan hak jawab dimuat (di media) secara proporsional maka persoalan selesai," ucap Taufik.

Meski tetap menganggap pernyataan Bambang tidak melanggar hukum, Taufik mengatakan, pihaknya tetap membuka ruang untuk penyelesaian permasalahan di luar jalur hukum. "Kita membuka diri untuk penyelesaian yang terbaik. Kalau diundang untuk mencari solusi silakan saja. Ada banyak cara dari pada berkonflik. Tapi kita tidak akan proaktif (meminta damai)," jelas dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau