YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Perum Bulog Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), siap menyalurkan 31,453 ton lebih beras untuk keluarga miskin (raskin) di masing-masing kabupaten/kota.
"Pemerintah Provinsi DIY telah menerbitkan surat edaran tentang penyaluran raskin dengan pagu untuk masing-masing kabupaten/kota," kata Kepala Perum Bulog Divisi Regional DIY Murino, Senin (4/1/2010).
Menurut dia, pagu raskin 2010 untuk Kota Yogyakarta sebanyak 1.838.148 kilogram (kg) per tahun bagi 11.783 rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTS PM), Kabupaten Sleman 5.836.896 kg untuk 37.416 RTS PM.
Kemudian, Kabupaten Bantul sebanyak 7.278.648 kg untuk 46.658 RTS PM, Kulon Progo 4.857.684 kg untuk 31.139 RTS PM, dan Kabupaten Gunung Kidul 11.642.592 kg untuk 74.632 RTS PM.
Menurut dia, data RTS PM 2010 didasarkan pada pendataan PPLS BPS 2008 yang dilakukan BPS, tidak termasuk RTS tambahan.
Ia menyebutkan pada 2008 RTS PM di DIY tercatat sebanyak 215.032 yang terdiri 201.628 RTS PM layak ditambah RTS tambahan sebanyak 13.404. "Sedangkan pada 2010 hanya 201.628 RTS PM, atau turun 6,23 persen," katanya.
Murino mengatakan untuk mengurangi masalah yang timbul akibat penurunan pagu, Pemprov DIY menetapkan kebijakan bahwa penyaluran raskin 2010 hanya kepada RTS PM tetap, masing-masing sebanyak 15 kg per bulan. "Pelaksanaan penyaluran selama 10 bulan yaitu dari Januari hingga Oktober, dan untuk satu bulan terakhir yakni November akan diterimakan enam kilogram per RTS PM dengan harga Rp1.600 per kg di titik distribusi," katanya.
Ia mengatakan sebelum penyaluran raskin dilaksanakan, akan dilakukan sosialisasi di tingkat kabupaten/kota. "Stok beras yang dikuasai Perum Bulog Divre DIY per 31 Desember 2009 sebanyak 19.634.215,56 kg, dan jumlah ini mencukupi untuk memenuhi kebutuhan penyaluran raskin sampai enam bulan ke depan," katanya.