JERMAN, KOMPAS.com — Mantan juara dunia F1 2007, Kimi Raikkonen, sepakat dengan Ferrari untuk mengakhiri kontraknya lebih cepat pada awal tahun ini. Namun, hal itu dilakukan dengan syarat, ia menolak bergabung sama McLaren kemudian menandatangani kontrak bersama Red Bull. Lalu, apakah berarti pebalap asal Finlandia itu membalap bersama Red Bull pada 2010?
Bukan! Kimi akan bertarung di arena lain. Ia akan mengikuti jadwal rangkaian kejuaraan reli dunia dengan mengendarai Citroen C4. Ketika ditanya oleh Red Bulletin dari Jerman, Senin (4/1/2010), Kimi yang berusia 30 tahun mengatakan bahwa saat ini dia kurang tertarik untuk duduk di dalam kokpit F1.
"Untuk sekadar bersenang-senang, saya tetap akan ke GP Monaco. Selain melihat, saya juga mendapat kokpit F1 dari tim lain," sebutnya. Yang terjadi di F1 sekarang ini, lanjutnya, sangat tidak mengenakkan. Satu tim pabrikan (BMW) hengkang lagi setelah yang lain (Honda dan Toyota) dijual.
Terhadap kondisi itu, Kimi mengaku tidak khawatir. "Dalam tahun ini juga, kami akan melakukan pembicaraan," ungkapnya. Ia menegaskan bahwa di belakang F1 sangat banyak unsur politik. Hal itu deda dengan reli, yang atmosfernya bagus sekali.
Namun, ada satu hal yang menarik. Seperti yang ia katakan bahwa politik di F1 sangat kuat, boleh jadi, partisipasinya untuk mengikuti reli merupakan strategi dari Red Bull untuk mengikat dan membuatnya bergabung pada 2011 bersama Sebastian Vettel.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang