Kapal Perang Uni Eropa Selamatkan Kapal Ikan Pakistan

Kompas.com - 05/01/2010, 16:20 WIB

NAIROBI, KOMPAS.com — Sebuah kapal perang Uni Eropa menyelamatkan sebuah kapal ikan berbendera Pakistan yang telah ditahan perompak Somalia selama sebulan dan telah digunakan untuk membajak kapal lain.

Para perompak membajak MV Shahbaig di 320 mil laut di timur Socotra, sebuah pulau di Tanduk Afrika pada awal Desember lalu. Pasukan angkatan laut UE mengatakan, Shahbaig terlibat dalam pembajakan kapal angkut berbendera Inggris, Asian Glory, tepat pada hari Tahun Baru dan telah ditinggalkan oleh para begundal itu di Seychelles sebelum kapal perang Uni Eropa, FS Surcouf, menemukannya.

"Pada tanggal 2 Januari, kapal ikan berbendera Pakistan dengan 29 awak, semuanya Pakistan, dibebaskan di sekitar 900 mil laut di utara Seychelles,” kata Angkatan Laut UE dalam situs webnya, sebagaimana dikutip Reuters, Selasa (5/1/2010).

"Shahbaig dimasuki awak kapal FS Surcouf dan menemukan semua awaknya dalam kondisi sehat kecuali salah satu yang kakinya patah," demikian pernyataan tersebut. FS Surcouf lalu menawarkan bahan bakar, bantuan kesehatan, dan makanan kepada awak kapal Pakistan itu sebagai bekal dalam perjalanan menuju Pakistan.

Perompak Somalia telah mendapatkan puluhan juta dollar AS dari pembajakan kapal-kapal demi uang tebusan di Teluk Aden, yang menghubungkan Eropa dan Asia. Mereka sedang melebarkan aksinya ke Samudra India karena kapal-kapal perang asing saat ini banyak dikirim ke kawasan itu untuk melindungi kapal-kapal dagang.

Angkatan Laut UE mengatakan dalam sebuah pernyataan terpisah bahwa kapal tanker bermuatan bahan kimia yang berbendera Singapura, M/V Pramoni, yang ditahan pada Jumat, telah berlabuh di sarang perompak Somalia di timur Eyl. M/V Pramoni, kapal tanker berbobot mati 20.000 ton dengan awak 24 orang, dibajak ketika sedang menuju Kandla di India.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau