NEW YORK, KOMPAS.com - Saham-saham di Wall Street terhuyung-huyung berakhir bervariasai (mixed) pada Selasa (5/1/2010) waktu setempat, karena pedagang berhenti sejenak setelah mengawali tahun baru dengan kenaikan tajam dan menunggu data yang menawarkan petunjuk pada langkah pemulihan ekonomi.
Dow Jones Industrial Average kehilangan 11,94 poin (0,11 persen) menjadi ditutup pada 10.572,02, sehari setelah melompat 1,5 persen memulai perdagangan 2010. Indeks komposit teknologi Nasdaq naik tipis 0,29 poin (0,01
persen) menjadi 2.308,71 dan pasar yang luas indeks Standard & Poor’s 500 naik tipis 3,53 poin (0,31 persen) menjadi 1.136,52.
Para analis mengatakan, pedagang mencerna rally besar Senin, yang sering terjadi pada awal tahun karena investor menaruh uang tunai untuk bekerja pada awal tahun baru. "Ada perluasan pembelian (pada Senin), jadi istirahat hari ini tidak tampak terlalu menyenangkan," kata Nick Perry di Schaeffer’s Investment Research.
Christine Li dari Moody’s Economy.com mengatakan bahwa setelah kenaikan besar global pada Senin, investor "menjual saham hari ini di tengah kekhawatiran bahwa harga saham baru-baru ini melonjak lebih tinggi daripada jaminan fundamental."
Pasar memperlihatkan sedikit reaksi terhadap rilis ekonomi hari ini, yang bervariasai. Satu laporan menunjukkan pesanan pabrik AS naik lebih kuat dari yang diperkirakan 1,1 persen pada November, sementara laporan terpisah menunjukkan 16 persen penurunan tajam dalam penjualan rumah AS, terutama disebabkan oleh antisipasi berakhirnya insentif pajak.
Beberapa mengatakan pasar sedang menunggu laporan payrolls AS dan pengangguran pada Jumat, pengertian yang lebih baik dari pemulihan ekonomi. Beberapa analis memperkirakan laporan Desember akan menunjukkan pertumbuhan pekerjaan pertama dalam dua tahun. "Laporan utama minggu ini lapangan kerja yang rilis pada Jumat," kata Gregorius Drahuschak dari Janney Montgomery Scott.
"Meskipun laporan pekerjaan baik, akan disambut, harapan yang jauh perbaikan datar pekerjaan telah ada sejak sebelum liburan, yang mungkin berarti pasar tidak akan memiliki banyak reaksi positif."
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang