Pihak Antasari Akan Ungkap Suara Percakapan dan SMS di Sidang

Kompas.com - 07/01/2010, 08:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kuasa hukum terdakwa mantan Ketua KPK, Antasari Azhar, kembali akan menghadirkan ahli teknologi informasi (TI), Agung Harsoyo, untuk memberikan kesaksian dalam persidangan Antasari di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (7/1/2010) siang ini.

"Yang sudah pasti akan hadir ahli TI, Agung Harsoyo," ucap salah satu kuasa hukum Antasari, Maqdir Ismail, ketika dihubungi Kompas.com, Kamis, saat ditanya siapa saksi yang akan dihadirkan.

Maqdir menjelaskan, ahli TI dari Institut Teknologi Bandung itu akan memberikan keterangan hasil pemeriksaan perihal pesan singkat (SMS) dan suara percakapan dari beberapa telepon seluler. Pemeriksaan itu dilakukan setelah mendapatkan izin dari pengadilan.

"Dia (Agung) sudah teliti SMS dan suara di HP (handphone) Nasrudin, Antasari, dan Sigit," ungkap Maqdir.

Selain Agung, kata dia, pihaknya sesuai rencana akan menghadirkan saksi ahli hukum pidana dalam persidangan nanti. "Tapi belum pasti, baru rencana. Kita lihat nanti," ucapnya.

Dalam sidang sebelumnya, Agung telah mengungkapkan hasil pemeriksaannya terhadap call detail record (CDR) di empat operator seluler. Data yang diperiksa yaitu satu nomor HP milik almarhum Nasrudin, enam nomor HP milik Antasari, dan enam nomor HP milik terdakwa lain Sigit Haryo Wibisono.

Kesimpulan dari pemeriksaan CDR yaitu tidak ditemukan adanya SMS ancaman dari nomor HP milik Antasari ke nomor HP milik Nasrudin. Namun, dalam dakwaan terhadap Antasari, jaksa penuntut umum mencantumkan adanya ancaman itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau