JAKARTA, KOMPAS.com - Aktivis Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M Massardi mengingatkan kepada Partai Amanat Nasional agar hati-hati dalam memilih ketua umum. Jangan sampai kader dan pengurus PAN yang menjadi peserta Kongres Ketiga PAN, melupakan amanat reformasi yang menjadi cikal bakal berdirinya partai reformis ini.
"Amanat reformasi itu salah satunya, aktif memberantas korupsi untuk menyelamatkan uang negara. Kami tidak ingin berhadapan dengan sesama komponen reformasi seperti PAN. Jangan sampai peserta Kongres ketiga PAN memilih orang yang terindikasi korup," ujar Adhie di Jakarta, Kamis (7/1/2010).
Tapi, menurut Adhie, kalau PAN kelak dipimpin oleh orang yang terindikasi korupsi, apalagi kelak jika terbukti terlibat dalam skandal Bank Century, maka Gerakan Indonesia Bersih, tidak akan segan untuk berhadapan dengan PAN.
Malam ini, Kongres Ketiga PAN akan dibuka oleh Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir. Kongres yang akan berlangsung hingga tanggal 10 Januari mendatang, mempunyai agenda utama memilih ketua umum. Hingga kini, ada dua nama kandidat ketua umum yang kuat, yaitu Hatta Radjasa dan Dradjat Wibowo.