Ingin Jadi Prajurit? Cukup Ijazah SMA dan Jangan Bertato

Kompas.com - 08/01/2010, 13:55 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com — Kodam II/Sriwijaya telah membuka pendaftaran penerimaan prajurit karier TNI Angkatan Darat tahun anggaran 2010.

"Pendaftaran bisa dilaksanakan pada Korem di wilayah Kodam II/Sriwijaya se-Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dan akan ditutup 22 Januari 2010," kata Kepala Penerangan Kodam II/Sriwijaya Letkol Caj Moh Noor dalam siaran persnya di Palembang, Jumat (8/1/2010).

Lebih lanjut dalam siaran pers itu dikatakan, Kodam II/Sriwijaya memberi kesempatan kepada pemuda lulusan SMA sederajat untuk dididik menjadi tamtama TNI AD tahun anggaran 2010.

Adapun syarat yang dibutuhkan antara lain pria lulusan sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK) dan madrasah aliyah (MA) lulusan tahun 2006 hingga 2009. Selain itu, rata-rata nilai tidak kurang dari enam. Bagi peminat lulusan sekolah luar negeri, ijazahnya harus disyahkan Departemen Pendidikan Nasional.

Disebutkan pula, umur pelamar 18 hingga 22 tahun dan memiliki tinggi badan 163 sentimeter dengan berat seimbang.

Namun, menurut Moh Noor, selain syarat administrasi, pelamar juga tidak memiliki catatan kriminal yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian RI dan tidak terdapat tato di badan.

"Selain itu, bersedia menaati peraturan bebas KKN, baik langsung maupun tidak langsung, dan bila terbukti secara hukum melanggar, maka yang bersangkutan dinyatakan tidak lulus," ujar dia.

Menurut dia, pelamar juga disyaratkan belum menikah dan sanggup tidak berkeluarga selama dalam pendidikan, serta bebas narkoba.

"Selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pengujian, pemeriksaan, para calon-calon tamtama prajurit TNI AD tidak dipungut biaya apa pun," tambah Kapendam dalam siaran pers itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau